radar jember - PEMBERANGKATAN atlet Bondowoso untuk mengikuti Porprov IX, sempat menjadi perbincangan.
Pasca terdapat cabor yang dilepas secara langsung oleh Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid.
Sementara ada atlet lain yang berangkat secara mandiri.
Hal tersebut menimbulkan kecemburuan dari sejumlah pengurus cabor.
Kabid Pemuda dan Olahraga (Pora) Disparbudpora Bondowoso Vita Anggraeni menjelaskan, sebelumnya ada tiga cabor yang berangkat ke Porprov yang dilaksanakan di Malang Raya.
Diantaranya, cabor Ikatan Motor Indonesia (IMI), Basket putra, serta cabor taekwondo. Dua diantaranya berangkat secara mandiri, hanya taekwondo yang dilepas oleh bupati.
“Mereka mengajukan sendiri kepada bupati. Pemberitahuan kepada kami juga mendadak,” katanya.
Hingga saat ini, menurut Vita belum ada pemberitahuan secara resmi dari KONI Bondowoso, terkait pelepasan atlet Porprov secara serentak.
Padahal pada tahun sebelumnya, sejumlah atlet akan diberangkatkan secara serentak.
“Pelepasan itu ada di ranah KONI. Jadwal cabor itu juga berbeda-beda kan,” tuturnya.
Dikonfirmasi terkait anggaran cabor untuk mengikuti Porprov yang berasal dari dana hibah Pemkab Bondowoso, sejumlah Rp 900 juta.
Dia menjelaskan masih dalam proses, berkas administrasinya baru rampung kemarin (17/6). Kemungkinan anggaran itu dapat dicairkan hari ini (18/6).
“Sebenarnya Jum’at kemarin sudah selesai, tinggal tanda tangan. Tapi, KONI minta hari senin,” terangnya.
Sementara itu, Sekretaris KONI Bondowoso Santijo memastikan, pelepasan atlet yang berlaga di Porprov akan dilaksanakan 25 Juni mendatang.
Hal tersebut akan dilaksanakan secara serentak di Pendapa Raden Bagus Asra. Ada 17 cabor yang akan mengikuti acara itu.
“Sambil menunggu proses pencairan anggaran itu,” imbuhnya.
Dia juga menyebut, dalam pelepasan atlet taekwondo oleh Bupati beberapa hari lalu.
Dia juga hanya mendapat undangan dari pengurus cabor saja. Mereka langsung menghubungi bupati.
“Saya sudah berkoordinasi dengan sekda dan ajudan. Cabor-cabor juga akan kami surati nanti,” pungkasnya. (ham/bud)
Editor : M. Ainul Budi