Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Kapolres Bondowoso Siap Dorong Pelaku UMKM Naik Kelas, Gelar Gebyar Bhayangkara Fair 2025 di Pusat Kota

Ilham Wahyudi • Rabu, 18 Juni 2025 | 02:29 WIB
RAMAH: Kapolres Bondowoso AKBP Harto Agung Cahyono bersama sejumlah pihak terkait, mendatangi pelaku UMKM yang berjualan di area alun-alun.
RAMAH: Kapolres Bondowoso AKBP Harto Agung Cahyono bersama sejumlah pihak terkait, mendatangi pelaku UMKM yang berjualan di area alun-alun.

DABASAH, Radar Ijen - Puluhan tenda itu berdiri kokoh di area Alun-alun RBA Ki Ronggo, sejak kemarin.

Sejumlah pelaku UMKM di Bondowoso, juga tampak serius memamerkan dan menawarkan produknya, kepada setiap pengunjung yang datang. Hal tersebut dianggap sebagai langkah untuk mendorong pelaku usaha di Kota Tape naik kelas.

Puluhan pelaku usaha itu merupakan peserta Gebyar Bhayangkara Fair 2025. Digelar oleh Polres Bondowoso dalam rangka Hari Bhayangkara ke-79.

Memungkin warga mencari kebutuhan mereka dalam satu tempat. Barang yang dipasarkan di tempat itu beragam, mulai dari otomotif perbankan, hingga makanan dan minuman. 

Acara tersebut dapat menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan komoditas unggulan, produk inovatif, serta kearifan budaya lokal kepada masyarakat luas.

Tak hanya sebagai ajang promosi, Gebyar Bhayangkara Fair juga menjadi wadah kolaborasi ekonomi antara pelaku usaha, pemerintah, dan masyarakat.

Kapolres Bondowoso AKBP Harto Agung Cahyono mengatakan, tujuan utama dari penyelenggaraan Gebyar Bhayangkara Fair ini adalah memperkenalkan hasil inovasi dan karya kreatif masyarakat Bondowoso.

Sehingga para pelaku usaha bisa menjangkau pasar yang lebih besar dan lebih luas.

“Kami ingin memberi ruang bagi masyarakat untuk menunjukkan potensinya. UMKM bukan hanya roda ekonomi, tapi juga wajah kemajuan daerah,” kata perwira asal Madura tersebut.

Selain bazar UMKM, acara ini juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan budaya, hiburan, dan layanan publik. Mulai dari pemeriksaan kesehatan gratis, layanan SIM keliling, serta panggung hiburan rakyat.

Sementara itu, Wakil Bupati As’ad Yahya menyampaikan, kekuatan ekonomi daerah sangat ditentukan oleh kemampuan masyarakat dan pelaku usaha, dalam menciptakan inovasi dan kreativitas berkelanjutan.

“Ini menjadi contoh kolaborasi lintas sektor dalam membangun ekonomi lokal berbasis potensi masyarakat,” ujarnya. 

Melihat antusiasme masyarakat dan pelaku UMKM, banyak pihak berharap kegiatan semacam ini bisa menjadi agenda tahunan yang terus dikembangkan dengan skala lebih luas.

Ketika keamanan dan ekonomi berjalan beriringan, maka kesejahteraan daerah menjadi tujuan yang makin dekat untuk dicapai. (ham/bud)

 

Editor : M. Ainul Budi
#kapolres #Bondowoso