Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Forkopimda Bondowoso Temui Warga Desa Kaligedang, Kerjasama Ketahanan Pangan Dihentikan Sementara

M. Ainul Budi • Selasa, 20 Mei 2025 | 02:57 WIB
SAMPAIKAN KELUHAN: Warga Kaligedang, Erik Widiyanto menyampaikan pendapatnya dalam musyawarah bersama antara Forkopimda dan Warga di Kantor Kecamatan Ijen. (ILHAM/RJ)
SAMPAIKAN KELUHAN: Warga Kaligedang, Erik Widiyanto menyampaikan pendapatnya dalam musyawarah bersama antara Forkopimda dan Warga di Kantor Kecamatan Ijen. (ILHAM/RJ)

SEMPOL, Radar Ijen - Empat hari pasca insiden di Desa Kaligedang, Forkopimda plus Bondowoso menemui warga di Kantor Kecamatan Ijen, (19/5).

Pertemuan itu untuk menyelesaikan kesalahpahaman yang sempat terjadi sebelumnya. Setelah ada percekcokan antara warga dan anggota TNI.

Pertemuan itu tak dihadiri Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid langsung. Hanya Wakil Bupati Bondowoso, As’ad Yahya Syafi’i.

Serta sejumlah pihak terkait lainnya, mulai dari Danbrigif 9/2 Kostrad TNI, Letkol inf La Ode Muhammad Nurdin, Dandim 0822, serta Kapolres Bondowoso. 

Danbrigif 9/2 Kostrad TNI, Kolonel inf La Ode Muhammad Nurdin, menerangkan pada warga bahwa pihaknya menghentikan sementara kerjasama optimalisasi lahan antara TNI dengan PTPN. Agar kegiatan di Desa Kaligedang kondusif ke depan.

"Kegiatan ketahanan pangan disini kita hentikan sementara. Semoga suasananya kondusif dulu," ujarnya. 

Ia menegaskan tak ada aksi-aksi balas dendam pasca insiden tersebut.

Karena, TNI bersama rakyat dan keberadaanya harus bermanfaat untuk masyarakat.

"Kami hidup bersama rakyat, kami hidup bersama-sama dengan rakyat," ungkapnya. 

Dikonfirmasi di tempat yang sama, Komandan Kodim 0822 Bondowoso, Letkol Arh Achmad Yani menegaskan, Babinsanya terus melakukan upaya persuasif ke desa untuk memastikan kondusifitas.

Kendati memang Babinsa di desa Kaligedang, Kecamatan Ijen ini hanya ada 2.

"Saya pastikan permasalahan ini sudah aman, tidak ada lagi pembahasan cekcok. Titik sampai disini, tak ada lagi ketakutan masyarakat," tegasnya. 

Wakil Bupati Bondowoso, Ahmad Yahya Syafi'i mengajak masyarakat untuk tetap terus menjaga kondusifitas. Karena, ini bisa berdampak pada pembangunan dan investasi di Bondowoso.

Dia juga mengajak masyarakat agar menyelesaikan masalah dengan musyawarah.

"Saya sangat berharap, mewakili beliau, agar kedepan lebih harmonis lagi," ujarnya. 

Sementara itu, Ketua Komisi 1 DPRD Bondowoso, Setyo Budi, meminta pemerintah daerah agar supaya ditindaklanjuti ke pemerintah pusat.

Utamanya, memang terkait lahan ini milik PTPN, sementara warga merupakan masyarakat Bondowoso.

"Jangan sampai ada salah satu yang dirugikan. Ada jalan tengah yang betul-betul ke depan polemik lagi," pungkasnya. (ham)

Editor : M. Ainul Budi
#ptpn #Ijen #Bondowoso