SUMBER WARU, Radar Ijen - Pasca insiden pendaki asal Jember terjatuh di Gunung Saeng Bondowoso. Perhutani mengeluarkan surat larangan kegiatan pendakian di tiga gunung yang berada di kawasan hutan lindung tersebut.
Diantaranya Gunung Saeng, Gunung Piramid dan Gunung Gul-gulan.
Sebelumnya diketahui, Fahrul Hidayatullah alias Baim terjatuh saat mendaki Gunung Saeng bersama empat temannya.
Hal tersebut membuat siswa SMKN 5 Jember itu ditemukan dalam keadaan tak bernyawa. Butuh waktu empat hari untuk mengevakuasi jenazah korban.
Sebelum peristiwa itu, Gunung Piramid juga sempat menelan dua korban jiwa.
Mereka adalah Thoriq dan Multazam, keduanya terjatuh saat melakukan pendakian. Oleh sebab itu gunung tersebut lebih dulu ditutup.
Melihat peristiwa itu, Adm Perhutani KPH Bondowoso Misbakhul Munir mengambil sikap tegas. Dia melarang kegiatan pendakian di tiga gunung yang termasuk gugus pegunungan Argopuro.
Meski sebenarnya, mereka tak pernah membuka jalur pendakian di tiga gunung yang dimaksud.
“Lokasi tersebut membahayakan. Terjal dan sangat mudah tergelincir,” tuturnya.
Dia menyebut tak pernah ada kerjasama wisata minat khusus di tiga gunung itu. Termasuk Gunung Saeng yang selama ini dikelola oleh Pokdarwis Desa Sumber Waru.
Oleh sebab itu, Perhutani melakukan rapat koordinasi bersama Disparbudpora Bondowoso, Kecamatan Binakal dan perangkat desa, serta sejumlah pihak terkait lainnya, kemarin (7/5).
Selain mengeluarkan surat larangan pendakian, Perhutani juga akan memasang plang himbauan dan larangan pendakian.
Menurutnya pendakian yang dilakukan selama ini belum dilakukan secara profesional, artinya secara keamanan masih dianggap kurang memadai.
“Kalau memaksa akan ada upaya hukum. Namun akan diawali dengan himbauan dan patroli dulu,” imbuhnya.
Karena, lokasi ini bukan merupakan tempat wisata resmi Dirinya menegaskan, Perhutani selama ini tak pernah mendapat pengajuan kerjasama, terkait wisata minat khusus atau wisata pendakian di tiga Gunung tersebut.
Meski banyak pendaki yang melakukan pendakian sebelumnya, karena tempat itu menawarkan panorama alam yang ciamik. (ham/bud)
Editor : M. Ainul Budi