Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Ini Kunci Main Egrang Batok Kelapa, Anak-anak di Bondowoso Ini Punya Caranya

Radar Digital • Senin, 7 Oktober 2024 | 01:35 WIB

LATIH KESEIMBANGAN: Haekal memastikan talinya kencang untuk memudahkannya berjalan.(HILMI BASKORO/RADAR IJEN)
LATIH KESEIMBANGAN: Haekal memastikan talinya kencang untuk memudahkannya berjalan.(HILMI BASKORO/RADAR IJEN)
 

Keseimbangan Adalah Kuncinya

Seperti namanya, egrang batok kelapa adalah permainan tradisional Indonesia yang memanfaatkan dua batok kelapa sebagai pijakan dan tali sebagai pegangan. Permainan ini menuntut keseimbangan dan ketangkasan.

Batok kelapa yang sudah dibersihkan, dilubangi pada bagian tengahnya. Dilengkapi dengan tali panjang yang berfungsi sebagai alat bantu pegangan dan menjaga keseimbangan.

Hussein Al-Haddar, salah satu orang yang sering bermain egrang batok kelapa, menjelaskan cara permainannya.

Dimulai dengan memasukkan tali ke dalam lubang pada batok kelapa dan mengikat ujungnya hingga membentuk pegangan.

Setelah itu, pemain berdiri di atas kedua batok kelapa, satu batok untuk setiap kaki. "Tali harus dipegang erat di tangan buat nyeimbangin tubuh waktu berjalan," terangnya.

Hussein melanjutkan, saat sudah berdiri di atas batok kelapa, pemain perlu bergerak perlahan-lahan untuk melatih keseimbangan.

Langkah pertama biasanya dimulai dengan kaki yang dominan, diikuti oleh kaki lainnya sambil menjaga agar tubuh tetap tegak.

"Yang paling penting itu memastikan tali tetap kencang dan stabil biar mudah langkahnya," imbuhnya.

Untuk menguasai permainan ini, kata dia, pemain harus sering berlatih dan membiasakan diri dengan pergerakan di atas batok kelapa.

Seiring waktu, pemain akan lebih mudah bergerak cepat, melompat, atau bahkan berlomba dengan pemain lain dalam permainan yang lebih kompetitif.

"Tapi memang ini lebih sering buat senang-senang aja," ujarnya.

Egrang batok kelapa sering dimainkan dalam berbagai acara atau perlombaan, terutama pada hari-hari perayaan seperti Hari Kemerdekaan Indonesia.

Permainan ini tidak hanya menyenangkan, tetapi juga mengajarkan anak-anak tentang pentingnya keseimbangan dan koordinasi tubuh.

Selain itu, permainan ini juga memiliki nilai budaya yang tinggi karena merupakan salah satu bentuk warisan budaya tak benda yang masih dilestarikan hingga kini.

Meskipun sederhana, egrang batok kelapa tetap memiliki daya tarik tersendiri dan menjadi simbol permainan tradisional yang mendidik serta menghibur.

"Kalau jenuh main gadget, diarahinnya main permainan tradisional begini," tuturnya. (hlb/sil)

 

Editor : Radar Digital
#Bondowoso