Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

UNIK! Plang Nama Jalan di Bondowoso Punya Corak Unik, SEPERTI APA?

Radar Digital • Kamis, 5 September 2024 | 01:30 WIB
DAUN KETELA: Plang nama jalan yang baru di Jalan MT Martadinata. Terdapat 40 plang nama jalan yang baru dipasang di Bondowoso.(HILMI BASKORO/RADAR IJEN)
DAUN KETELA: Plang nama jalan yang baru di Jalan MT Martadinata. Terdapat 40 plang nama jalan yang baru dipasang di Bondowoso.(HILMI BASKORO/RADAR IJEN)

KADEMANGAN, Radar Ijen – Ada yang baru di sudut-sudut kota Bondowoso saat ini. Plan nama jalan tak seperti sebelum-sebelumnya. Nama jalan di beberapa ruas jalan utama di Bondowoso kini berbeda.

Corak batik daun ketela dipilih untuk menjadi ornamen plang nama jalan tersebut. Total, ada sekitar 40 plang nama jalan yang baru dipasang.

Kepala Dishub Bondowoso, Agus Suwardjito, menyatakan bahwa proyek ini bertujuan untuk meningkatkan estetika kota dengan sentuhan khas daerah. "Kami ingin merevitalisasi, agar terlihat bagus di wilayah kota Bondowoso dengan menonjolkan ciri khas Bondowoso," ujarnya.

Proses revitalisasi ini mencakup pembaruan 40 plang nama jalan yang tersebar di berbagai lokasi strategis di kota. Menurut Agus, sebelum memulai proyek ini, pihaknya melakukan pencarian unsur khas Bondowoso yang bisa diaplikasikan pada plang nama jalan. "Kami temukan bahwa motif batik Bondowoso, yang terkenal dengan motif daun ketela, sangat cocok untuk ditampilkan di plang nama jalan ini," jelasnya.

Tidak hanya di jalan kabupaten, proyek ini juga mencakup jalan-jalan yang berada di bawah kewenangan provinsi. Dishub Bondowoso bahkan telah mendapatkan izin untuk memasang plang nama jalan baru di ruas-ruas jalan tersebut. "Kami sudah mendapatkan izin untuk memasang plang nama jalan di jalan provinsi, sehingga penataan kota dapat lebih menyeluruh," tambah Agus.

Untuk saat ini, revitalisasi difokuskan pada ruas jalan di daerah perkotaan. Sebanyak 40 plang nama jalan baru telah dipasang, dengan motif daun ketela yang menjadi identitas baru bagi plang-plang tersebut. "Kami memulainya dari daerah kota saja dulu, dan saat ini sudah ada 40 plang nama jalan baru yang terpasang," katanya.

Agus juga menekankan pentingnya proyek ini dalam penilaian tata kota, khususnya persiapan untuk penilaian Wahana Tata Nugraha (WTN). Menurutnya, penampilan perkotaan menjadi salah satu indikator penilaian, sehingga Dishub Bondowoso merasa perlu melakukan pembaruan di jalan-jalan kabupaten dan provinsi. "Untuk jalan kabupaten, kami pasang baru, sedangkan di jalan provinsi kami pasang di kedua sisi, kiri dan kanan," jelasnya.

Dengan revitalisasi ini, diharapkan Kota Bondowoso tidak hanya menjadi lebih tertata tetapi juga semakin mencerminkan kekayaan budaya lokalnya melalui elemen-elemen visual yang hadir di ruang publik. Dishub Bondowoso berencana untuk terus memperluas proyek ini ke wilayah-wilayah lain di masa mendatang. (hlb/bud) 

 

Editor : Radar Digital
#Bondowoso