Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Gudang Limbah Kayu di Bondowoso Terbakar, Kerugian Lebih Rp 20 Miliar

Radar Digital • Kamis, 1 Juni 2023 | 17:12 WIB
SIGAP: Sejumlah petugas berupaya memadamkan api di gudang plywood PT Indah Karya Desa Pekauman, Kecamatan Grujugan, Bondowoso. (Ilham Wahyudi/Radar Ijen)
SIGAP: Sejumlah petugas berupaya memadamkan api di gudang plywood PT Indah Karya Desa Pekauman, Kecamatan Grujugan, Bondowoso. (Ilham Wahyudi/Radar Ijen)
BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID- Sebuah gudang milik PT Indah Karya di Desa Pekauman, Kecamatan Grujugan, Bondowoso, hangus dilalap si jago merah, Kamis (1/ 6) dini hari. Perusahaan milik negara tersebut, sebenarnya sudah tidak beroperasi. Namun, informasinya gudangnya disewakan untuk menyimpan limbah kayu.

Meski sudah menerjunkan empat armada, namun proses pemadaman berjalan cukup lama. Karena gudang itu dipenuhi barang mudah terbakar. Selain itu, angin juga bertiup cukup kencang dan petugas kesulitan mendapatkan air.

BACA JUGA: Damkar Di-prank Laporan Kebakaran

Kabid Damkar Satpol PP Bondowoso Toha Satriono mengatakan, kejadian tersebut diketahui setelah ada laporan dari masyarakat, kurang lebih pukul 02.13 dini hari. Petugas langsung menuju lokasi dengan semua armada yang dimiliki. “Ketika sampai di lokasi, petugas menemukan lima titik api yang menyala bersamaan,” katanya.

Dia mengatakan, barang-barang yang terbakar di antaranya limbah kayu atau triplek, yang diduga digunakan untuk bahan pembuatan pelet. Material itu mudah terbakar, apalagi keadaannya memang kering. “Atapnya juga ada serabut. Itu juga memicu api tak kunjung padam,” imbuhnya.

Dikonfirmasi terkait pemadaman yang berjalan cukup lama, dia mengatakan, ada beberapa kendala yang dihadapi oleh petugas. Salah satunya jauhnya jarak untuk mengisi ulang air. Karena hidran di tempat itu sudah tidak berfungsi. “Kami harus mengambil air dengan jarak kurang lebih tiga kilometer,” paparnya.

Sejauh ini, belum diketahui secara pasti penyebab kejadiannya. Tim Inafis Polres Bondowoso masih melakukan olah TKP menyelidiki insiden tersebut. Total kerugian diperkirakan mencapai Rp 20 miliar lebih. “Informasinya, mesinnya saja mencapai Rp 20 miliar. Belum lagi barang yang lain,” pungkasnya. (*)

Reporter: Ilham Wahyudi

Editor    : Mahrus Sholih Editor : Radar Digital
#Headline #Kebakaran