BACA JUGA : Pria di Jember Tewas Usai Ceburkan Diri ke Kolam Bersama Motornya
Dalam razia yang dilakukan Satlantas Polres Bondowoso, kemarin (22/2), rata-rata yang terciduk memakai knalpot brong adalah para remaja. Bahkan, tidak sedikit dari mereka masih berstatus pelajar. Salah satu motor pelajar yang memakai knalpot brong adalah jenis Mega Pro. Bahkan, motor tersebut juga tidak dilengkapi pelat nomor hingga kaca spion. Hal itu membuat Satlantas Polres Bondowoso tidak hanya memberikan tilang, tapi juga teguran dan bimbingan.
Kasat Lantas Polres Bondowoso AKP Suryono mengatakan, operasi itu awalnya berasal dari laporan masyarakat. Karena merasa risi dan terganggu dengan suara knalpot brong. Oleh sebab itu, sejumlah anggota diperintahkan untuk melakukan penertiban terhadap pengendara motor di wilayah Kota Tape.
Dari operasi tersebut, AKP Suryono mengatakan, sudah berhasil menindak beberapa pengendara yang melanggar. “Rata-rata pelanggarannya didominasi knalpot brong,” imbuhnya.
Selain itu, juga banyak pengendara yang melanggar, karena tidak memakai helm dan tidak memasang pelat nomor hingga kaca spion. Sementara, Kanit Kamsel Satlantas Polres Bondowoso Ipda Agus Hariadi mengaku sudah mengambil tindakan tegas terhadap para pengendara yang memakai knalpot brong saat berkendara di jalan raya. Sebab, yang bersangkutan dianggap membuat kebisingan di tengah kota. Hal tersebut untuk menciptakan keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.
Sementara itu, Muslim, salah seorang warga di Bondowoso, mengaku, ketika berkendara di sekitar kota masih sering menemukan motor yang menggunakan knalpot brong. Hal itu menurutnya sangat mengganggu, mengingat suaranya yang cukup bising. “Kadang kaget dan tidak konsentrasi berkendara. Gara-gara suara knalpot brong ini,” ujarnya.
Selain itu, Muslim juga berharap agar penertiban knalpot brong tidak hanya dilakukan aparat penegak hukum. Tapi, sekolah juga perlu turut andil dalam menertibkan, mendidik, dan memberikan bimbingan agar siswanya saat berkendara mematuhi peraturan lalu lintas, termasuk tidak memakai knalpot brong.
Dia mengakui, rata-rata motor yang memakai knalpot brong adalah milik anak muda. Bahkan, juga kerap diketahui pelajar berseragam mengendarai motor dengan knalpot brong. “Harus dibabat habis knalpot pembuat kebisingan itu memang,” pungkasnya. (ham/c2/dwi) Editor : Safitri