Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Sempat Bahas Lahan, Warga Bondowoso Kena Prank Rencana Tol Trans Jawa

Safitri • Senin, 13 Februari 2023 | 20:30 WIB
ilustrasi
ilustrasi
BONDOWOSS, RADARJEMBER.ID - Pada pertengahan 2022, rapat formal digelar di Pendapa Bondowoso. Membahas tentang pemetaan jalur jalan tol Trans Jawa yang bakal melintas di wilayah Kecamatan Tamanan. Bahkan, perangkat desa dan warga diiming-imingi usaha di rest area. Namun, rencana itu hanya bisa jadi isapan jempol belaka. Hingga kini belum ada tanda-tanda hasil rapat bersama pemkab tersebut.

BACA JUGA : Kajian Tak Jelas, Exit Tol Trans Jawa Belum Tentu Masuk Bondowoso

Sekretaris Kecamatan Tamanan Abdul Hafi mengatakan, pertemuan formal itu menghasilkan kabar gembira bagi tiga desa di Kecamatan Tamanan. Sebab, ada tiga desa yang akan dilintasi oleh tol Probowangi. Yakni Desa Tamanan, Desa Sukosari, dan Desa Wonosuko. Namun, hingga kini, pembahasan itu seolah hilang ditelan bumi.

“Sudah, kami diundang tahun kemarin, di pendapa bupati. Kami diajak berbicara secara formal tentang jalan tol. Ada kades juga yang wilayahnya akan dilewati. Kalau tidak salah Desa Tamanan, Sukosari, Wonosuko,” jelasnya.

Dia menceritakan, saat pertemuan itu langsung dibahas peta yang akan dilewati jalan tol, yang terdiri atas tiga desa tersebut. Rapat pun tampak serius, seolah rencana itu benar akan dieksekusi. “Itu memang berjejer, akan dibuat jalur tol katanya,” imbuhnya.

Hafi juga menyebut bahwa Pemkab Bondowoso juga membahas tentang pembebasan lahan di tiga desa tersebut. Hal itu menjadi angin segar dan harapan bagi masyarakat Tamanan. “Pada saat itu malah para kades itu berharap hal itu dapat ditindaklanjuti dengan baik. Karena harga tanahnya bisa mahal biasanya,” terangnya saat ditemui di Kantor Kecamatan Tamanan.

Selain perangkat desa dan camat, lanjut Hafi, perwakilan dari masyarakat dan tokoh juga diundang ke pendapa untuk membahas rencana tersebut. Bahkan, mereka dijanjikan rest area setelah jalan tol tersebut jadi. Hal ini sebagai bentuk potensi yang dapat dimanfaatkan warga. “Termasuk, rest area juga telah ada kesepakatan bahwa warga sekitar yang dapat memanfaatkan. Bisa membuka apa pun di rest area,” paparnya.

Namun demikian, hasil rapat dan kesepakatan itu seperti lenyap ditelan bumi. Sampai sekarang tidak ada kabar tentang keberlanjutan jalur jalan tol tersebut. Pihak kecamatan pun tidak berani mengeksekusi ke bawah, karena tidak ada informasi apa pun dari Pemkab Bondowoso. “Ke desa-desa kami belum eksekusi, karena tidak ada tindak lanjut. Entah tahun ini atau kapan, belum ada kejelasan,” pungkasnya. (mun/c2/bud) Editor : Safitri
#tol #Bondowoso