BACA JUGA : Buka Kantong Jenazah demi Aremania Jember
Polres Bondowoso terpaksa menunda pembukaan pertandingan sepak bola Liga Pelajar Piala Bupati Bondowoso itu diketahui melalui surat edaran Kasat Intelkam Polres Bondowoso, ditujukan kepada Ketua Panitia Liga Pelajar Bupati Bondowoso. Mereka meminta agar pelaksanaannya diundur, sampai situasi kondusif. Serta dengan pertimbangan situasi duka masih menyelimuti dunia sepak bola Indonesia.
Ketua Panitia Liga Pelajar Piala Bupati Bondowoso Steven Leo Agusta mengatakan bahwa perhelatan sepak bola antarpelajar akan tetap digelar. Menurutnya, pertandingan antarpelajar itu hanya ditunda. Kemungkinan hanya ditunda sepekan. Dia menjelaskan, sudah ada 32 peserta, serta persiapan perangkat pertandingan sudah beres.
Menurutnya, penundaan itu juga untuk menghormati para suporter dan anggota polisi yang meninggal dunia akibat kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang. Serta sesuai dengan instruksi yang diberikan oleh Polres Bondowoso, untuk menghentikan sejenak perhelatan pertandingan sepak bola antarpelajar tersebut. "Tetapi insyaallah perhelatan akan tetap dilaksanakan," tegasnya.
Sementara itu, Kapolres Bondowoso AKBP Wimboko membenarkan bahwa memang terjadi penundaan liga pelajar tersebut. Salah satunya karena dunia sepak bola di Bondowoso masih berduka. Dikonfirmasi terkait akan kembali dilanjutkannya turnamen itu, pihaknya mengaku masih menunggu hasil evaluasi lebih lanjut. Termasuk melakukan MoU dengan para peserta, agar tidak sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. "Kami juga pasti memperketat pengamanan," pungkasnya. (ham/c2/dwi)
Editor : Safitri