BACA JUGA: Renovasi Ruang Arsip Hingga Rp 2,5 M, DPRD Jember Marasa Tak Mengusulkan
Dengan kemenangan tersebut, tentu Persebo Muda tidak boleh berpuas diri. Melainkan harus terus melakukan beberapa pembenahan yang dirasa masih kurang. Meski begitu, kemenangan menjadi modal bagi tim agar semakin percaya diri tampil di Liga 3 mendatang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Ijen, Persebo mendominasi sejak awal pertandingan dimulai. Hasilnya, Bargo, striker Persebo mampu melesatkan bola ke gawang lawan pada menit kelima babak pertama. Meski sudah unggul sementara, Persebo tidak mengendurkan serangannya. Kemudian, pada menit ke-30, gol kembali tercipta lewat Yoga. Skor 2-0 bertahan hingga babak pertama usai. Sementara, pada babak kedua tidak ada gol tercipta. Karena itu, skor akhir tetap untuk kemenangan tim asal Bondowoso. "Alhamdulillah, para pemain tetap konsisten hingga laga berakhir," imbuh Marsuki, Ketua Umum Persebo Muda Bondowoso.
Sementara itu, Anton Wahyudi, pelatih Persebo Muda, mengatakan, hasil positif melawan Persewangi dianggap dapat meningkatkan kepercayaan diri dan mental para pemain. Namun, pihaknya mengaku masih ada beberapa evaluasi yang harus segera diperbaiki. Salah satunya variasi serangan harus diperbaiki.
Lebih lanjut, dia juga menuturkan, pihaknya masih akan terus melakukan uji coba ke depannya. Paling tidak, dua hingga tiga tim yang satu level di Liga 3. Namun, untuk tim yang akan menjadi lawan uji coba, pihaknya mengalami kesulitan. Penyebabnya adalah kondisi lapangan atau Stadion Magenda yang belum maksimal. Akibatnya, sejumlah tim enggan bertanding di Bondowoso. "Akhirnya, main tandang terus. Padahal kami juga ingin masyarakat atau suporter menyaksikan langsung di Stadion Magenda," pungkasnya. (ham/c2/dwi)
Editor : Safitri