BACA JUGA : Tiga Kecamatan di Jember yang Kehabisan Jatah Pupuk Urea Subsidi
Ketua Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Bondowoso Slamet Riyadi menjelaskan, ada dua atlet asal Bondowoso yang dikirim untuk mewakili Jatim dalam kejurnas tersebut. Dua atlet tersebut sama-sama mendapatkan medali. Satu di antaranya adalah medali emas yang disumbangkan oleh 3V.
Dalam Porprov sebelumnya, 3V berhak membawa pulang medali emas setelah menumbangkan semua lawannya. Serta mengalahkan Aisha Listya putri, atlet dari Ngawi, pada babak final. Hal yang sama juga dia lakukan di kejurnas. Dia berhasil mengalahkan seluruh perwakilan dari provinsi lain di Indonesia. "Dia dikirim oleh Provinsi Jawa Timur,” paparnya.
Slamet juga berharap prestasi yang sudah diraih oleh atletnya bisa memotivasi atlet lain di Bondowoso. Agar mereka lebih semangat berlatih dan memiliki motivasi untuk meraih prestasi juga. "Jadi motivasi atlet Bondowoso dan Jatim. Karena itu kejuaraan nasional dan mewakili Jatim,” terangnya.
Selain itu, dia menuturkan, untuk dua atlet yang berhasil meraih prestasi nasional serta mewakili provinsi, maka reward atau penghargaannya juga dari Provinsi Jatim. Pihaknya juga belum mengetahui apakah Pemkab Bondowoso juga memberikan reward.
Diberitakan sebelumnya, Pertina Bondowoso menegaskan masih akan menerjunkan kembali atlet yang meraih medali saat ini dalam Porprov Jatim VIII 2023 mendatang. Serta mempersiapkan kembali atlet lain untuk dapat berlaga bersama kabupaten/kota lain di Jatim. "Kebetulan petinju kami ini masih junior. Jadi, tinggal menambah beberapa pemain lagi," (ham/c2/dwi)
Editor : Safitri