Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Impian Kecamatan Tamanan

Yohanes Pangestu • Senin, 8 Agustus 2022 | 20:20 WIB
HANYA LEWAT: Alun-Alun Tamanan yang direncanakan menjadi kota kedua, beberapa fasilitas mulai rusak. Padahal Tamanan cukup unik. Salah satu kecamatan yang memiliki alun-alun selain Kecamatan Kota Bondowoso.
HANYA LEWAT: Alun-Alun Tamanan yang direncanakan menjadi kota kedua, beberapa fasilitas mulai rusak. Padahal Tamanan cukup unik. Salah satu kecamatan yang memiliki alun-alun selain Kecamatan Kota Bondowoso.
BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID - Harapan Kecamatan Tamanan sebagai kota kedua menjadi cita-cita misteri. Tak ada tindakan konkret yang menjadi bukti. Impian second city hanya menjadi janji manis. Hingga saat ini, tak ada perubahan apa pun. Wajah Alun-Alun Tamanan masih sama seperti sebelumnya.

Tugu Basuki yang telah hadir di Kecamatan Tamanan membuat kecamatan ini berbeda dengan kecamatan lain di Bondowoso. Tugu yang dibangun pada tahun 1981 itu sebagai tanda jasa Raden Basuki, seorang Tentara Republik Indonesia Pelajar (TRIP) yang dengan sengit berjuang melawan penjajah hingga akhirnya disiksa dan terbunuh.

BACA JUGA : Berkunjung ke Bondowoso, Sandiaga Uno Jajal Alat Musik Ronjhengan

Tugu itu terletak tepat di ujung Alun-Alun Tamanan. Berbicara alun-alun, hanya Kecamatan Tamanan yang memiliki, selain Kecamatan Kota Bondowoso. Alun-Alun Tamanan yang setiap hari dilihat oleh Camat Tamanan Aris Wasianto membuat dirinya ingin Tamanan berkembang. “Kalau lihat Alun-Alun Tamanan itu sepi, jadi ingat kapan jadinya kota kedua Tamanan ini,” ungkapnya.

Menurut Aris, pada tahun 2017, isu Tamanan sebagai kota satelit atau kota kedua setelah Bondowoso santer didengar. Bahkan, tak hanya di kalangan pejabat publik, masyarakat juga marak mendialogkan wacana itu. Diperkuat lagi dengan momentum politik tahun 2019, dengan harapan baru yang dilahirkan oleh calon pemimpin-pemimpin baru. Sayangnya, hingga saat ini wacana tetap menjadi wacana. Sedikit pun belum ada tindakan nyata pembangunan untuk melakukan perubahan di Kecamatan Tamanan.

BACA JUGA : Pertahankan Kebiasaan Tradisional Jawa, Gamelan Sebagai Media Dakwah

Aris menyatakan mendukung penuh, proses pembangunan Tamanan sebagai kota kedua. Dirinya mengaku, saat ini masih mengusulkan kepada Pemkab Bondowoso untuk pembangunan infrastruktur Kecamatan Tamanan. Semoga janji Bondowoso Melesat dan pembangunan daerah dari pinggiran tidak meleset.

Menurut Aris, kondisi infrastruktur Tamanan saat ini sangat tidak representatif. Kurangnya sarana dan prasarana dianggap perlu diperhatikan untuk diajukan kepada Pemkab Bondowoso. "Kami tempo hari sudah mengusulkan. Tetapi, karena pandemi korona, akhirnya pemerintah belum memprioritaskan. Mungkin ke depan akan diprioritaskan lagi," urainya.

Aris berharap Pemkab Bondowoso mendukung pembangunan infrastruktur Kecamatan Tamanan sebagai kota kedua setelah Bondowoso. Seperti janji kampanye yang sempat didengar dari masyarakatnya. "Saya dengar dari masyarakat, kalau dulu pernah ada kampanye seperti itu. Tapi, saya tidak tahu persis. Soalnya waktu itu saya belum menjadi camat," pungkasnya.

 

Reporter: Zaini Dahlan
Foto      : Zaini Dahlan
Editor    : Dwi Siswanto Editor : Yohanes Pangestu
#Bondowoso