BACA JUGA : Thor: Love and Thunder Hadir di Terowongan Kendal Jakarta
Pantauan Jawa Pos Radar Ijen, SPBU Tamansari sepi dari pengendara roda dua yang melakukan pengisian bahan bakar. Meskipun ada, hanya beberapa motor saja yang mengisi BBM jenis pertamax. Karena itu, pengendara roda dua memilih lokasi SPBU lain yang masih menyediakan pertalite. Sementara, stan pengisian solar bagi kendaraan besar terjadi antrean. Bahkan, sampai ke pinggir jalan, hingga cukup mengganggu pengguna jalan.
Pegawai SPBU Tamansari, Tolak Hermanto, mengatakan, sejak 20 Juni tidak mendapatkan jatah atau kiriman pertalite. Pasalnya, pembelian pertalite setiap harinya sering melebihi batas. “Memang sempat dapat teguran, karena over kuota,” ungkapnya.
Menurut Tolak, SPBU tempatnya bekerja biasanya mendapatkan kuota 24 hingga 32 ton liter untuk pertalite. Namun, menurutnya saat ini juga terjadi pengurangan kuota di setiap SPBU di Bondowoso. “Sekarang hanya diberi 8 ton liter pertalite setiap hari,” paparnya.
Dirinya menambahkan, pada bulan ini SPBU Tamansari akan kembali menerima BBM pertalite pada tanggal 20 Juli mendatang. Sehingga terhitung satu bulan, SPBU Tamansari tidak bisa melayani pembelian pertalite.
Pria asal Tapen tersebut menguraikan, saat ini di SPBU Tamansari tetap tersedia bahan bakar dengan jenis yang lain. Mulai dari biosolar, pertamax, hingga pertamax turbo. (Aln/c2/dwi)
Editor : Safitri