BACA JUGA : Mendekati Idul Adha, Harga Sapi Turun Jutaan Rupiah
Ketum Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Bondowoso Muhammad Irsan Marwanda Bachtiar menerangkan, kesempatan berlaga dalam Porprov kali ini merupakan hal yang tidak boleh disia-siakan. Mengingat, dalam event yang sama sebelumnya, tim basket Bondowoso selalu kandas saat kualifikasi Pra-Porprov. "Ini Porprov pertama untuk tim basket Bondowoso," jelasnya.
Anggota DPRD Bondowoso itu juga menuturkan, memang belum menargetkan medali emas. Meski demikian, pihaknya mengaku akan berusaha maksimal. Terlebih setelah diberikan kesempatan untuk berlaga langsung di Porprov, karena menjadi salah satu tuan rumah. "Yang penting usaha dan bermain bagus dulu. Untuk medali kami upayakan nanti," cetusnya.
Bahkan, untuk mendapatkan pemain bagus, tambah putra Wakil Bupati Bondowoso itu, pihaknya sengaja melakukan seleksi dan pemusatan latihan mulai akhir tahun lalu. Kemudian, menjelang pelaksanaan Porprov, porsi latihan para atlet juga ditambah. "Diselingi sparing dengan atlet dari daerah lain," imbuhnya.
Terdapat 12 pemain putra dan 12 pemain putri yang akan diterjunkan dalam Porprov mendatang. Mereka berasal dari atlet yang tergabung dalam klub basket di Kota Tape. Padahal, menurutnya, anggaran yang disediakan untuk Porprov sangat minim. "Untuk yang khusus Porprov itu Rp 30 juta. Untuk puslat (pemusatan latihan, red) itu Rp 10 juta," katanya.
Pertandingan bola basket di Porprov Jatim akan dimulai pada 20 Juni di GOR Garuda, Jember. Menyikapi itu, pihaknya melakukan serangkaian persiapan, termasuk melakukan karantina. “Kami akan karantina selama lima hari di Jember. Tidak mungkin juga pulang pergi Bondowoso–Jember," pungkasnya. (ham/c2/dwi)
Editor : Safitri