alexametrics
30.4 C
Jember
Monday, 15 August 2022

Mendekati Idul Adha, Harga Sapi Turun Jutaan Rupiah

Mobile_AP_Rectangle 1

DUKUH DEMPOK, Radar Jember – Meningkatnya kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) di Jember membuat para peternak sapi khawatir. Pasalnya, PMK berdampak terhadap harga sapi di pasaran.

BACA JUGA : Dana Pemain Bola Kurang!

Dengan tingginya kasus suspek PMK yang mencapai 600 ekor membuat para peternak sapi kalang kabut. Akibatnya, dengan terpaksa mereka menjual sapinya dengan harga murah. Dwi Widiyanto misalnya, dia merupakan salah satu peternak sapi asal Dusun Gawok, Desa Dukuh dempok, Kecamatan Wuluhan, yang memilih tidak menjual sapinya. “Kondisi ini cukup menyulitkan,” terangnya.

- Advertisement -

DUKUH DEMPOK, Radar Jember – Meningkatnya kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) di Jember membuat para peternak sapi khawatir. Pasalnya, PMK berdampak terhadap harga sapi di pasaran.

BACA JUGA : Dana Pemain Bola Kurang!

Dengan tingginya kasus suspek PMK yang mencapai 600 ekor membuat para peternak sapi kalang kabut. Akibatnya, dengan terpaksa mereka menjual sapinya dengan harga murah. Dwi Widiyanto misalnya, dia merupakan salah satu peternak sapi asal Dusun Gawok, Desa Dukuh dempok, Kecamatan Wuluhan, yang memilih tidak menjual sapinya. “Kondisi ini cukup menyulitkan,” terangnya.

DUKUH DEMPOK, Radar Jember – Meningkatnya kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) di Jember membuat para peternak sapi khawatir. Pasalnya, PMK berdampak terhadap harga sapi di pasaran.

BACA JUGA : Dana Pemain Bola Kurang!

Dengan tingginya kasus suspek PMK yang mencapai 600 ekor membuat para peternak sapi kalang kabut. Akibatnya, dengan terpaksa mereka menjual sapinya dengan harga murah. Dwi Widiyanto misalnya, dia merupakan salah satu peternak sapi asal Dusun Gawok, Desa Dukuh dempok, Kecamatan Wuluhan, yang memilih tidak menjual sapinya. “Kondisi ini cukup menyulitkan,” terangnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/