Baca Juga : Pertamax Naik, Pertamini Kerap Kehabisan Stok
Wisata yang berada di Desa Taman, Kecamatan Grujugan, tersebut tidak beroperasi kembali. Wisata yang juga memanfaatkan keindahan hutan itu kini menyisakan bangunan yang masih belum rampung. Pasalnya, ada dua deretan bangunan setengah jadi menjadi tidak estetik saat menikmati keindahan di sekitar.
Warga setempat berharap wisata yang terletak tidak jauh dari pemandian Tasnan tersebut aktif kembali. “Semoga ramai lagi seperti dulu,” ucap Kuswati, warga sekitar yang juga berjualan di lokasi wisata Tasnan Forest.
Perempuan 36 tahun ini menuturkan bahwa awalnya wisata tersebut memilik banyak peminat. Pasalnya, banyak fasilitas permainan anak-anak serta pemandangan alam yang membuat nyaman. Namun, pada akhirnya wisata tersebut vakum saat pandemi melanda. “Sejak tahun 2020 mulai sepi,” terang perempuan asal Desa Taman tersebut. Dia mengaku, dulu banyak pengunjung yang datang, baik dari dalam maupun luar kota.
Menanggapi hal tersebut, Humas Perhutani KPH Bondowoso Yulianto mengatakan, wisata Tasnan Forest tersebut tetap beroperasi. “Bukan berhenti, tapi terus beroperasi,” paparnya.
Pihaknya memaparkan, Tasnan Forest tetap akan ditindaklanjuti. Menurutnya, Tasnan Forest tersebut akan diindahkan kembali jika waktu yang telah ditentukan itu tiba. “Ada rentan waktu enam bulan untuk kembali dibuka seperti dulu, sekarang sudah bulan ketiga. Jadi, tinggal tiga bulan lagi," sambung Yulianto.
Jurnalis : mg5
Fotografer : mg5
Redaktur : Dwi Siswanto Editor : Safitri