alexametrics
29.3 C
Jember
Thursday, 19 May 2022

Pertamax Naik, Pertamini Kerap Kehabisan Stok

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Naiknya harga BBM jenis pertamax dari harga Rp 10.000 menjadi Rp 12.500, per 1 April kemarin, membuat pemilik usaha Pertamini banyak kehabisan stok. Pasalnya, kenaikan tersebut juga diikuti oleh langkanya BBM jenis pertalite.

Baca Juga : Sabyan Sepi Job, Kok Bisa ya?

Hal ini pun berdampak pada sejumlah pemilik usaha Pertamini. Salah satunya adalah Titin, warga yang tinggal di Jalan Karimata, Kelurahan/Kecamatan Sumbersari, Jember. Perempuan ini mengaku, dirinya kesulitan mendapatkan stok BBM jenis pertalite.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Kadang dikirim sama agen-agen, kadang juga membeli sendiri langsung di SPBU pakai drum atau jeriken. Tapi, sekarang mahal. Ragu mau nyetok banyak,” jelas Titin, Senin (4/4).

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Naiknya harga BBM jenis pertamax dari harga Rp 10.000 menjadi Rp 12.500, per 1 April kemarin, membuat pemilik usaha Pertamini banyak kehabisan stok. Pasalnya, kenaikan tersebut juga diikuti oleh langkanya BBM jenis pertalite.

Baca Juga : Sabyan Sepi Job, Kok Bisa ya?

Hal ini pun berdampak pada sejumlah pemilik usaha Pertamini. Salah satunya adalah Titin, warga yang tinggal di Jalan Karimata, Kelurahan/Kecamatan Sumbersari, Jember. Perempuan ini mengaku, dirinya kesulitan mendapatkan stok BBM jenis pertalite.

“Kadang dikirim sama agen-agen, kadang juga membeli sendiri langsung di SPBU pakai drum atau jeriken. Tapi, sekarang mahal. Ragu mau nyetok banyak,” jelas Titin, Senin (4/4).

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Naiknya harga BBM jenis pertamax dari harga Rp 10.000 menjadi Rp 12.500, per 1 April kemarin, membuat pemilik usaha Pertamini banyak kehabisan stok. Pasalnya, kenaikan tersebut juga diikuti oleh langkanya BBM jenis pertalite.

Baca Juga : Sabyan Sepi Job, Kok Bisa ya?

Hal ini pun berdampak pada sejumlah pemilik usaha Pertamini. Salah satunya adalah Titin, warga yang tinggal di Jalan Karimata, Kelurahan/Kecamatan Sumbersari, Jember. Perempuan ini mengaku, dirinya kesulitan mendapatkan stok BBM jenis pertalite.

“Kadang dikirim sama agen-agen, kadang juga membeli sendiri langsung di SPBU pakai drum atau jeriken. Tapi, sekarang mahal. Ragu mau nyetok banyak,” jelas Titin, Senin (4/4).

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/