Ketua DP Provinsi Asosiasi Pemandu Gunung Indonesia (APGI) Jatim Mohammad Anshori mengatakan, pelatihan tematik ini dibuat untuk memberikan informasi keberadaan Asosiasi Pemandu Gunung Indonesia dan sebuah metode untuk menambah kapasitas pemandu gunung secara profesional. Juga untuk para pemandu dan pendaki gunung yang melakukan kegiatan di era new normal. “Pelatihan ini menggunakan metode tema dan pendekatan secara competency base training atau CBT,” terangnya.
Dijelaskannya, karena masih dalam masa pandemi Covid-19, pelatihan diselenggarakan secara online dan offline. Untuk peserta online datang dari berbagai kota. Seperti Bandung, Tangerang, Kalimantan, Sulawesi, dan berbagai daerah lainnya. Mereka mengikuti pelatihan via Zoom. Sedangkan bagi peserta offline, pelatihan diadakan di Warung Kopi Mbah Djie Bondowoso dengan kapasitas 25 peserta.
Fita Okta Fiana, Koordinator APGI Wilayah Bondowoso, mengatakan, acara tersebut tidak semata-mata hanya penyampaian materi. Tetapi ada nilai silaturahmi seluruh pemandu gunung yang ada di Bondowoso. “Kami berdiskusi seputar problema dan arahan yang tentunya sangat berguna untuk pendakian di era new normal,” jelasnya. Editor : Safitri