RADAR JEMBER - Francesco Pio Esposito kembali menjadi bagian penting dalam kemenangan dramatis Inter Milan.
Nerazzurri berhasil membalikkan keadaan saat menghadapi Udinese di pekan ke-4 Serie A 2026-27, dan menang 5-3, setelah sempat tertinggal Dua gol lebih dulu.
Kemenangan tersebut membuat Inter untuk ketiga kalinya dalam periode singkat harus bermain dalam situasi tertinggal 0-2.
Sebelumnya, skenario serupa juga terjadi ketika menghadapi Napoli dan Real Madrid.
Baca Juga: Prediksi Line Up AC Milan Hadapi Benfica Nanti Malam
Hal tersebut disampaikannya kepada Rai Sport setelah pertandingan melawan Udinese.
Pio Esposito: Setiap Pertandingan Punya Cerita Berbeda
Ketika ditanya mengenai Inter yang kembali tertinggal 0-2, Pio Esposito menegaskan bahwa situasi tersebut tidak selalu memiliki penyebab yang sama.
“Ini ketiga kalinya Inter tertinggal 0-2? Setiap pertandingan berbeda,” ujar Pio.
Pio kemudian membandingkan pertandingan melawan Napoli dan Real Madrid dengan duel menghadapi Udinese.
Baca Juga: Malen Makin Klop dengan Dybala, Siap Jadi Bomber Andalan AS Roma
“Saat melawan Napoli, kami tidak mampu membuka kebuntuan di babak pertama, kemudian mereka mencetak dua gol secara beruntun. Sementara melawan Real Madrid, ceritanya kembali berbeda,”
Melawan Udinese, menurut Pio, masalah bermula dari situasi bola mati.
“Melawan Udinese, kami kebobolan gol pertama dari situasi bola mati,”
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Pio tidak melihat kebangkitan Inter semata-mata sebagai pola yang harus selalu terjadi. Menurutnya, sepak bola memiliki banyak kemungkinan dan sebuah tim harus mampu merespons keadaan yang muncul di lapangan.
Editor : M. Ainul Budi