Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Garis Pertahanan Tinggi Jadi Ciri Khas Inter Milan Bersama Chivu

M. Ainul Budi
Penulis: M. Ainul Budi❯
Chivu saat memimpin sesi latihan Inter Milan
Chivu saat memimpin sesi latihan Inter Milan

Advertisement

RADAR JEMBER - Inter Milan menunjukkan wajah berbeda di bawah Cristian Chivu. Baru menjalani fase awal musim 2026-27, Nerazzurri sudah memimpin hampir seluruh statistik ofensif penting di Serie A.

Angka-angka tersebut memperlihatkan satu hal: Chivu tidak ingin mengorbankan identitas menyerang yang menjadi fondasi permainannya.

Inter bukan hanya produktif mencetak gol. Cara mereka menciptakan peluang juga menunjukkan adanya pola yang semakin jelas.

Menurut analisis La Gazzetta dello Sport, Inter era Chivu menciptakan lebih banyak peluang dibandingkan musim lalu. Statistik awal musim menjadi gambaran konkret mengenai bagaimana sang pelatih membangun permainan Nerazzurri.
“Inter asuhan Chivu menciptakan lebih banyak peluang dibandingkan musim lalu dan menunjukkannya kepada seluruh Serie A,” tulis Gazzetta.

Salah satu angka paling mencolok adalah produktivitas Inter.

Advertisement

Nerazzurri telah mencetak 13 gol, menjadikan mereka sebagai tim dengan jumlah gol terbanyak di Serie A pada fase awal musim ini.

Sebagai perbandingan, Inter mengakhiri musim lalu dengan total 119 gol dalam 54 pertandingan, termasuk 89 gol di Serie A.

Namun, yang menarik bukan hanya jumlah gol.

Inter juga menjadi tim dengan tembakan ke arah gawang terbanyak, yakni 93 kali.

Salah satu aspek yang paling disukai Chivu adalah posisi tinggi tim ketika menguasai bola.

Advertisement

Artikel Terkait

Chivu Akui Perubahan Taktik Inter Milan Gagal Saat Hadapi AC Milan

Chivu Akui Perubahan Taktik Inter Milan Gagal Saat Hadapi AC Milan

Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, memberikan evaluasi atas kekalahan Nerazzurri dari AC Milan dalam Derby della Madonnina. Dalam wawancara bersama CBS, Chivu mengakui bahwa perubahan sistem permainan yang dilakukannya

Di Canio Soroti Mentalitas Inter Milan Usai Dibungkam Milan: Bermain dalam Bayang-Bayang Ketakutan?

Di Canio Soroti Mentalitas Inter Milan Usai Dibungkam Milan: Bermain dalam Bayang-Bayang Ketakutan?

Kekalahan dari AC Milan bukan sekadar meninggalkan luka di papan skor. Bagi Paolo Di Canio, hasil tersebut memperlihatkan sesuatu yang jauh lebih mengkhawatirkan: Inter seolah kehilangan keberanian ketika berhadapan deng

Marotta Masih Tetap Bersama Inter Milan?

Marotta Masih Tetap Bersama Inter Milan?

Kontrak Beppe Marotta bersama Inter Milan akan berakhir pada penghujung musim 2026/2027. Kontrak tersebut diperpanjang pada 2023, ketika Nerazzurri masih berada di bawah kepemilikan Suning Group. Namun, sejak mengambil a

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer