RADAR JEMBER - Sassuolo sukses menumbangkan Juventus dengan skor dramatis 3-2 dalam laga pekan ke-4 Serie A 2026-27. Vasilije Adzic menjadi penentu kemenangan tuan rumah lewat gol pada sentuhan terakhir pertandingan, sementara Edon Zhegrova sempat dua kali menyelamatkan Bianconeri dari ketertinggalan.
Juventus harus menerima kekalahan menyakitkan saat bertandang ke markas Sassuolo, Senin (14/9/26) dini hari WIB.
Pertandingan berlangsung sengit hingga detik terakhir sebelum Vasilije Adzic mencetak gol kemenangan untuk Sassuolo pada menit ke-94.
Hasil ini menjadi pukulan telak bagi Juventus yang sedang menghadapi krisis cedera cukup serius. Sebelum pertandingan, Bianconeri sudah kehilangan sejumlah pemain penting, termasuk Manuel Locatelli yang harus menjalani operasi meniskus dan diperkirakan menepi selama empat hingga enam bulan.
Baca Juga: Juventus Krisis Kapten Sejati? Tak Ada yang Bisa Kendalikan Ruang Ganti
Selain Locatelli, Juventus juga tidak diperkuat Jeremie Boga, Weston McKennie, Andrea Cambiaso, Kenan Yildiz, Khephren Thuram, Jeff Ekhator, dan Juan Cabal.
Situasi tersebut membuat Juventus melakukan sejumlah perubahan dalam komposisi tim.
Teun Koopmeiners mendapatkan kesempatan tampil sejak awal dengan peran yang lebih sentral, sementara Nico Gonzalez dimainkan dalam posisi yang lebih ke tengah.
Yang menarik, untuk pertama kalinya dalam sejarah Juventus di Serie A, Bianconeri menurunkan starting XI tanpa satu pun pemain outfield asal Italia.
Juventus Langsung Mengancam
Pertandingan dimulai dengan tempo tinggi. Juventus hampir membuka keunggulan ketika Nico Gonzalez melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti pada menit kedua.
Baca Juga: Gaya Baru Komunikasi Ruben Amorim di AC Milan Jadi Sorotan, Kenapa?
Bola meluncur deras, tetapi hanya membentur bagian atas mistar gawang.
Sassuolo kemudian merespons melalui sejumlah serangan berbahaya. Kerim Alajbegovic sempat mengirim bola mendatar ke depan gawang setelah melakukan gerakan mengecoh, tetapi tidak ada pemain Sassuolo yang menyambut umpan tersebut.
Di sisi lain, kiper Juventus Guglielmo Vicario harus sigap keluar dari sarangnya untuk menggagalkan upaya Domenico Berardi setelah kombinasi dengan Sebastiano Esposito.
Juventus memiliki beberapa peluang berikutnya. Koopmeiners melepaskan tembakan setelah menerima kerja bagus dari Francisco Conceicao, tetapi penyelesaiannya masih terlalu lemah dan mudah diamankan kiper Sassuolo.
Conceicao sendiri tampil cukup agresif. Beberapa kali pemain asal Portugal itu mampu menusuk pertahanan lawan, termasuk melalui sebuah umpan tarik yang sempat melintas berbahaya di depan gawang.
Sassuolo Unggul Lewat Sebastiano Esposito
Setelah babak kedua dimulai, Sassuolo semakin meningkatkan tekanan.
Alajbegovic kembali membuat pertahanan Juventus kerepotan melalui tembakan melengkung yang sempat membentur pemain lawan sebelum ditepis kiper.
Sassuolo akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-65.
Berawal dari umpan brilian Nemanja Matic, Pierre Kalulu terlambat menjaga garis pertahanan sehingga Sebastiano Esposito berhasil lolos dari jebakan offside.
Esposito kemudian masuk ke kotak penalti dan melepaskan tembakan mendatar dari sekitar 10 yard yang tidak mampu dihentikan Vicario. Sassuolo 1-0 Juventus.
Tertinggal, Juventus mencoba meningkatkan tekanan. Douglas Luiz memiliki kesempatan untuk menyamakan kedudukan, tetapi tembakannya berhasil ditepis Arijanet Muric.
Pelatih kemudian memasukkan Nick Woltemade untuk memberikan opsi tambahan di lini depan dengan sistem dua striker.
Zhegrova Jadi Penyelamat Juventus
Perubahan Juventus akhirnya membuahkan hasil.
Kesalahan Muric ketika berusaha mengantisipasi umpan silang membuat bola jatuh di area berbahaya. Edon Zhegrova tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut.
Zhegrova mengontrol bola, memotong ke dalam, kemudian melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti. Sassuolo 1-1 Juventus.
Gol tersebut terasa semakin spesial bagi Zhegrova karena merupakan gol pertamanya dalam pertandingan resmi sejak November 2024.
Juventus bahkan sempat mendapatkan peluang untuk membalikkan keadaan. Muric harus melakukan penyelamatan penting untuk menggagalkan tembakan Alajbegovic, sementara Woltemade membuang peluang melalui sundulan bebas yang melebar.
Editor : M. Ainul Budi