RADAR JEMBER - Inter Milan mendapatkan lebih dari sekadar tiga poin dalam kemenangan 4-1 atas Monza pada pekan pertama Serie A 2026-27.
Cristian Chivu juga menemukan sebuah senjata baru yang semakin sulit untuk diabaikan, yakni Francesco Pio Esposito.
Striker muda Italia tersebut tampil impresif sejak awal pertandingan. Ia tidak hanya mencetak gol spektakuler, tetapi juga menunjukkan kemampuan bermain sebagai target man, memenangkan duel, menahan bola, hingga menciptakan ruang bagi rekan-rekannya.
Baca Juga: Dulu Dicaci Maki, Musah Kini Menjelma Jadi Gelandang Andalan AC Milan era Amorim?
Performa tersebut membuat Pio Esposito kini mulai “menantang” Marcus Thuram untuk mendapatkan tempat di samping kapten Lautaro Martinez.
Pio Esposito sebenarnya bukan pemain yang sama sekali asing bagi Inter.
Setelah melewati musim pertamanya bersama tim utama, sang striker mengalami perkembangan pesat.
Pertandingan melawan Monza menjadi salah satu bukti paling jelas.
Baca Juga: Gennaro Gattuso Kembali Senyum Usai Lazio Menang Tipis Atas Bologna
Esposito tampil percaya diri dan mampu menjalankan berbagai tugas di lini depan.
Ia tidak hanya menunggu bola di kotak penalti.
Momen terbaik Esposito terjadi ketika ia mencetak gol ketiga Inter.
Menerima umpan tarik Andy Diouf dari sisi kanan, Esposito melakukan penyelesaian menggunakan tumit atau backheel yang sangat cerdik.
Sudutnya sempit, tetapi sang striker mampu menemukan solusi yang tidak terduga.
Gol tersebut menjadi gambaran sempurna mengenai performanya.La Gazzetta dello Sport melihat perkembangan tersebut sebagai sesuatu yang sangat signifikan.
Menurut media asal Milano itu, setelah melewati proses adaptasi pada musim pertamanya, Pio Esposito kini sudah menjadi pemain yang jauh lebih siap.
Bahkan, ia mulai bisa diperhitungkan sebagai pesaing Thuram untuk menjadi tandem Lautaro di lini serang.
Situasi tersebut tentu menarik.
Thuram tetap menjadi salah satu striker utama Inter.
Editor : M. Ainul Budi