Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pio Esposito Siap Jadi Bomber Baru Inter Milan: Bukan Kaleng-kaleng

M. Ainul Budi
Penulis: M. Ainul Budi❯
Pio Esposito
Pio Esposito

Advertisement

RADAR JEMBER - Penampilan gemilang Inter Milan saat menghancurkan Monza dengan skor 4-1 mendapat apresiasi dari Emanuele Giaccherini.

Mantan pemain timnas Italia tersebut menilai kemenangan itu memperlihatkan satu hal penting: Inter harus terus bermain dengan intensitas tinggi untuk memaksimalkan kualitas yang mereka miliki.

Berbicara di studio DAZN, Giaccherini membagi analisisnya terhadap pertandingan menjadi dua bagian. Menurutnya, Inter menunjukkan perbedaan yang cukup jelas dalam permainan ketika mampu meningkatkan tempo.

“Kita harus membaginya menjadi dua bagian. Pertandingan kemarin menunjukkan bahwa Inter harus selalu menekan pedal gas, dan semuanya bergantung pada hal tersebut,” ujar Giaccherini.

Salah satu pemain yang paling mencuri perhatian tentu saja Pio Esposito.

Advertisement

Penyerang muda Inter itu tampil impresif dan mencetak gol yang menunjukkan kualitasnya di dalam kotak penalti.

Giaccherini bahkan melihat adanya kemiripan tertentu antara pergerakan Pio dengan mantan striker Inter, Romelu Lukaku.

“Pio? Gol tersebut merangkum seluruh repertoarnya di area penalti. Dia memiliki beberapa pergerakan seperti Lukaku,” kata Giaccherini.

Penilaian tersebut menjadi pujian besar bagi Pio, terutama setelah sang penyerang muda mulai mendapatkan kepercayaan lebih besar di bawah asuhan Cristian Chivu.

Kemampuannya membaca ruang, mencari posisi di kotak penalti, serta memanfaatkan peluang menjadi modal penting untuk berkembang lebih jauh.

Advertisement

Artikel Terkait

Chivu Akui Perubahan Taktik Inter Milan Gagal Saat Hadapi AC Milan

Chivu Akui Perubahan Taktik Inter Milan Gagal Saat Hadapi AC Milan

Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, memberikan evaluasi atas kekalahan Nerazzurri dari AC Milan dalam Derby della Madonnina. Dalam wawancara bersama CBS, Chivu mengakui bahwa perubahan sistem permainan yang dilakukannya

Di Canio Soroti Mentalitas Inter Milan Usai Dibungkam Milan: Bermain dalam Bayang-Bayang Ketakutan?

Di Canio Soroti Mentalitas Inter Milan Usai Dibungkam Milan: Bermain dalam Bayang-Bayang Ketakutan?

Kekalahan dari AC Milan bukan sekadar meninggalkan luka di papan skor. Bagi Paolo Di Canio, hasil tersebut memperlihatkan sesuatu yang jauh lebih mengkhawatirkan: Inter seolah kehilangan keberanian ketika berhadapan deng

Marotta Masih Tetap Bersama Inter Milan?

Marotta Masih Tetap Bersama Inter Milan?

Kontrak Beppe Marotta bersama Inter Milan akan berakhir pada penghujung musim 2026/2027. Kontrak tersebut diperpanjang pada 2023, ketika Nerazzurri masih berada di bawah kepemilikan Suning Group. Namun, sejak mengambil a

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer