RADAR JEMBER - Perekrutan John Stones oleh Inter sempat menimbulkan tanda tanya mengingat sang bek mengakhiri perjalanan panjangnya bersama Manchester City setelah satu dekade.
Namun, Paolo Di Canio menilai keputusan Nerazzurri mendatangkan pemain Inggris tersebut memiliki dasar yang kuat.
Berbicara kepada Sky Sport, Di Canio menegaskan bahwa manajemen Inter bukan klub yang mengambil keputusan secara sembarangan. Menurutnya, pengalaman panjang para petinggi Nerazzurri membuat mereka mampu melihat peluang yang mungkin tidak terlihat oleh publik.
Baca Juga: Spalletti: Juventus Sudah Punya Identitas, tapi Masih Kurang Satu Hal Ini
“Selama bertahun-tahun Inter telah bekerja keras untuk menciptakan peluang. Mereka belajar dan menjadi cerdas. Jadi, mereka yang berada di Inter tidak bodoh,” ujar Di Canio.
Ia kemudian menyoroti situasi Stones dalam beberapa musim terakhir. Bek berusia 32 tahun itu tidak lagi menjadi pilihan utama di Manchester City dan cukup sering mengalami masalah kebugaran.
Dalam dua musim terakhir, Stones hanya mencatatkan 11 penampilan dan tidak selalu menjadi starter di Premier League. Musim lalu bahkan hanya sembilan penampilan.
Baca Juga: Gasperini Bongkar Rahasia Gila AS Roma Hingga Sanjung Kondisi Fisik Paulo Dybala
Namun, menurut Di Canio, kondisi tersebut justru membuat Stones menjadi sebuah peluang menarik bagi Inter, terlebih sang pemain tersedia sebagai agen bebas.
“Bagi para direktur Inter, hal itu tidak menjadi masalah. Dia berstatus bebas transfer, datang ke Milan, merupakan sebuah kesempatan, memiliki fisik yang kuat, dan kami langsung melihatnya mencetak gol,” katanya.
Di Canio juga melihat kemampuan Stones untuk bermain lebih maju sebagai salah satu kelebihan yang bisa dimanfaatkan Inter. Bahkan, ia menilai Stones dapat bertransformasi menjadi pemain yang membantu membangun permainan dari lini tengah.
“Dia bisa menjadi gelandang. Kadang dia kehilangan konsentrasi, tetapi dalam satu musim dengan banyak pertandingan 95 menit, dia memiliki pedigree,” lanjutnya.
Editor : M. Ainul Budi