RADAR JEMBER - Kemenangan tipis 1-0 atas Frosinone di laga pembuka Serie A ternyata tak membuat Luciano Spalletti tersenyum puas.
Meski tiga poin perdana berhasil diamankan lewat gol tunggal Gleison Bremer pada menit ke-22, sang juru taktik Juventus justru memberikan evaluasi yang sangat tegas dan kritis terhadap anak asuhnya.
Spalletti menilai Si Nyonya Tua masih menyimpan kelemahan mendasar yang bisa berakibat fatal jika tidak segera dibenahi.
Baca Juga: Ini Bintang Baru AC Milan: Siap Permanen di Skuad Inti dan Geser Leao
Sentilan Filosofis: Mentalitas "Tahanan" vs Kebebasan
Spalletti menyoroti mental bertanding skuadnya yang dinilai kurang berani mengendalikan alur permainan. Ia melontarkan pesan mendalam agar timnya tidak gampang cepat puas apalagi menggantungkan nasib pada hasil tim lain.
"Apakah kita ingin bebas atau terus-menerus menjadi prigioniera (tahanan)? Dalam beberapa momen, kita justru memilih terkekang padahal sebenarnya kita punya kebebasan," ujar Spalletti.
Sentilan Pedas untuk Randal Kolo Muani
Tak berhenti di situ, perhatian Spalletti juga tertuju pada lini depan. Ia secara terbuka memberikan kritik tajam kepada Randal Kolo Muani yang dinilainya gagal memaksimalkan ruang dan menuntaskan peluang di lapangan.
Baca Juga: AS Roma Terus Pepet Gittens, Chelsea Masih Pikir-pikir?
"Dia perlu menyadari bahwa dia sudah dua tahun tidak bermain reguler. Jika dua tahun tidak bermain, pasti ada alasannya. Kadang seseorang merasa berada di level luar biasa, tetapi ada hal yang tertinggal dan harus dikejar kembali," tegasnya.
Spalletti menyayangkan sikap tim yang terkadang tampil terlalu "ringan" dan kurang tajam untuk membunuh pertandingan lebih cepat, meskipun identitas permainan Juventus sebenarnya sudah mulai terlihat.
Kondisi Terbaru Guglielmo Vicario
Sementara itu, terkait ditariknya sang kiper Guglielmo Vicario di menit-menit akhir pertandingan yang sempat membuat pendukung khawatir, Spalletti memastikan tidak ada cedera serius. Ia mengonfirmasi bahwa Vicario hanya mengalami kram otot dan kondisinya dalam keadaan aman.
Editor : M. Ainul Budi