RADAR JEMBER - Jendela transfer untuk posisi sayap kanan Nerazzurri kini ditutup sementara, menyusul kegagalan upaya mendatangkan Marco Palestra maupun Anan Khalaili.
Kondisi ini membuat pelatih Cristian Chivu semakin mantap melanjutkan eksperimen taktisnya: mengubah Andy Diouf dari gelandang menjadi penguasa jalur kanan, sebagaimana dilaporkan harian Tuttosport.
Penampilan gemilang Diouf dalam laga persahabatan melawan Karlsruher SC—di mana ia mencetak dua gol krusial—semakin memperkuat keyakinan pelatih.
Baca Juga: Juventus Makin Ngebet Bajak Joshua Zirkzee dari Manchester United
Meski posisi aslinya adalah gelandang, pemain asal Prancis itu terbukti mampu beradaptasi dengan baik, menunjukkan kecepatan, kualitas umpan, serta ketajaman penyelesaian akhir yang dibutuhkan peran tersebut.
“Sering berdiskusi saat latihan, kami punya waktu cukup untuk berlatih. Memang tidak mudah bermain di posisi baru, tapi saya akan berikan yang terbaik dan kita lihat hasilnya nanti,” ujar Diouf, yang mengakui masih lebih nyaman bermain di tengah namun terbuka sepenuhnya bagi arahan pelatih.
Baca Juga: Masa Depan Nicolas Jackson di Stamford Bridge Memanas, Dua Raksasa Serie A Siap Menampung
Bagi Chivu, langkah ini bukan sekadar solusi darurat, melainkan strategi jangka panjang.
Dengan mengandalkan kemampuan pemain yang sudah dimiliki, Inter dapat menghemat anggaran sekaligus membangun skuad yang lebih kompak.
Kini, Diouf diproyeksikan menjadi opsi utama di sektor tersebut, hingga nanti manajemen memutuskan kembali untuk bergerak di bursa transfer.
Editor : M. Ainul Budi