Buntut Ribut di Final Piala Dunia 2026, Asosiasi Sepak Bola Argentina Terancam Denda Besar dari FIFA!

Imron Hidayatullahh • Dipublikasikan Rabu, 22 Juli 2026 | 15:41 WIB
Keributan antara Leandro Paredes yang membantik Gavi pascafinal Piala Dunia 2026, Senin (20/7/2006). (TyC Sports)
Keributan antara Leandro Paredes yang membantik Gavi pascafinal Piala Dunia 2026, Senin (20/7/2006). (TyC Sports)

Radar Jember - Drama partai puncak Piala Dunia 2026 rupanya masih bergulir panas. FIFA secara resmi mencabut hukuman kartu merah Leandro Paredes dengan alasan telah terjadi kekeliruan administrasi.

Meski status kartu merah tersebut langsung dibatalkan, penyelidikan terkait bentrokan pasca-match dipastikan terus berjalan dan ancaman sanksi berat tetap membayangi pihak-pihak yang terlibat.

Komisi Disiplin FIFA Usut Tuntas Kericuhan usai Final

Pihak FIFA mengonfirmasi bahwa Paredes sejatinya sama sekali tidak pernah diganjar kartu merah oleh wasit. Kendati begitu, Paredes bersama beberapa kompatriotnya belum bisa bernapas lega lantaran FIFA telah menunjuk jaksa disiplin dan etik guna menginvestigasi insiden memalukan tersebut.

Baca Juga: Kejutkan Dunia! Donald Trump Tiba-tiba Ingin Presiden FIFA Gianni Infantino Jadi Bos Baru PBB!

"Fokus penyelidikan diarahkan kepada sejumlah pemain dan staf Argentina yang terlibat," tulis BBC mengutip keterangan resmi FIFA.

Deretan Skuad Argentina yang Masuk Radar FIFA

Laga final yang ditutup dengan keunggulan 1-0 bagi Spanyol mendadak berubah menjadi arena keributan sesaat setelah peluit panjang ditiupkan. Sejumlah pilar serta jajaran staf Argentina kedapatan melakukan kontak fisik dengan skuad La Roja. Berikut deretan nama yang disorot:

Baca Juga: Bongkar Borok Piala Dunia 2026, Bos LaLiga Tuding FIFA Rusak Industri Sepak Bola demi Iklan!

Pemicu Kericuhan Empat Anggota Tim Argentina

Keempat sosok tersebut diduga kuat melancarkan aksi fisik terhadap penggawa Spanyol di tengah perayaan gelar juara, yang berujung pada noktah merah di penghujung gelaran akbar empat tahunan tersebut.

Pemicu keributan berawal tatkala gelandang Spanyol, Rodri, berlari meninggalkan bangku cadangan untuk bergabung dengan perayaan timnya. Di momen itu, Molina diduga meninju perut Rodri hingga menyulut ketegangan.

Bek Spanyol, Eric García, lantas menghampiri area kejadian demi membela rekannya. Namun dalam situasi yang kian memanas, Paredes terlihat mendorong sekaligus memegang leher García.

Situasi makin tidak terkendali saat Gavi berupaya melerai perselisihan. Pemain muda tersebut justru terjatuh akibat aksi Almada, sebelum akhirnya Paredes ikut mendorong Gavi hingga tersungkur di atas rumput lapangan.

Di sisi lain, Roberto Ayala selaku asisten pelatih Argentina diduga turut memegang leher García. Mantan bek andalan Timnas Argentina itu juga diduga melakukan kontak fisik dengan gelandang Spanyol, Dani Olmo.

Baca Juga: Dibanting Hingga Rompi Robek di Final Piala Dunia 2026, Gavi Malah Minta FIFA Tak Sanksi Leandro Paredes!

Sanksi Berat Membayangi Federasi Sepak Bola Argentina

FIFA menegaskan bahwa setiap pemain atau anggota tim pelatih yang terbukti bersalah terancam hukuman larangan bertanding.

Selain sanksi individu, Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) juga membayangkan ancaman denda imbas perilaku tidak sportif yang ditunjukkan timnya. Rentetan insiden ini memperpanjang catatan kelam Argentina usai dipastikan gagal mempertahankan mahkota juara dunia.

Editor : Imron Hidayatullahh
final Piala Dunia 2026 timnas argentina leandro paredes AFA FIFA