Radar Jember – Kemenangan dramatis Argentina dengan skor 2-1 atas Inggris di babak semifinal Piala Dunia 2026 menyisakan buntut panjang yang penuh dengan rivalitas panas.
Tak lama setelah peluit panjang berbunyi, media ternama Inggris, The Telegraph, langsung melayangkan kritik tajam dengan menuduh skuad Albiceleste menggunakan segala bentuk "trik kotor" demi mengamankan tiket ke partai final.
Dalam laporannya, media tersebut merilis daftar terperinci berisi 31 insiden yang melibatkan pelanggaran keras, provokasi, hingga adu mulut yang sengaja dirancang para pemain Argentina untuk merusak mental bertanding penggawa Inggris.
The Telegraph berkali-kali menyoroti aksi dorongan dan pelanggaran tanpa bola yang dilakukan oleh tim asuhan Amerika Selatan tersebut. Salah satu sorotan tajam mengarah pada momen di menit ke-6 pertandingan.
"Taktik Argentina untuk menghentikan serangan Inggris terlihat jelas ketika, hanya beberapa detik setelah sepak mula, Enzo Fernandez menerjang Anderson dari belakang dan menghantam bagian belakang lehernya dengan lengan bawah," tulis The Telegraph dalam ulasannya.
Media tersebut menambahkan bahwa akibat pembiaran wasit atas aksi agresif Enzo Fernandez, para pemain Inggris akhirnya terprovokasi untuk membalas dengan cara yang sama.
"Para pemain Inggris mulai bereaksi ketika Fernandez lagi-lagi lolos dari hukuman setelah melakukan pelanggaran lain terhadap Anderson," lanjut laporan tersebut.
Tak hanya Enzo, nama Simeone juga ikut menjadi sasaran kritik setelah kedapatan mengayunkan sikutnya ke arah wajah Djed Spence tanpa menerima sanksi kartu dari sang pengadil lapangan.
Sepanjang laga, Argentina tercatat melakukan 15 kali pelanggaran dan menerima tiga kartu kuning (Cristian Romero, Lisandro Martinez, dan Rodrigo De Paul).
Sebaliknya, Inggris bermain lebih bersih dengan hanya melakukan 11 pelanggaran dan mengantongi satu kartu kuning atas nama Anderson.
Daftar 'Dosa' Argentina yang Dibeberkan The Telegraph:
- Provokasi Bellingham: Tensi pertandingan memanas ketika Leandro Paredes dengan sengaja mendorong punggung Jude Bellingham tanpa alasan yang jelas, memicu bintang Real Madrid tersebut membalas dengan gestur provokatif.
- Intimidasi Fisik: Anthony Gordon yang berhasil lolos dari kawalan langsung dijatuhkan secara kasar oleh Simeone. Pembalap posisi bertahan itu kemudian terekam memberikan tepukan merendahkan di kepala Gordon saat kembali ke posisinya.
Bek kanan Nahuel Molina juga tak mau kalah dengan melepaskan tekel keras dari belakang ke arah Bellingham.
- Teror Psikologis ke Wasit: Saat Harry Kane menutup mulutnya untuk memprotes kartu kuning Anderson ke wasit, Alexis Mac Allister dan Paredes langsung bereaksi histeris mendesak wasit untuk mengusir kapten Inggris itu.
The Telegraph menegaskan bahwa seorang pemain tidak bisa dikartu merah hanya karena menutup mulut saat berbicara dengan perangkat pertandingan.
- Ulur Waktu dari Bangku Cadangan: Ketika Reece James mencoba melakukan lemparan ke dalam secara cepat dengan bola baru, oknum dari bangku cadangan Argentina kedapatan sengaja melempar bola lama kembali ke dalam lapangan untuk menunda permainan.
- Senyuman Mengejek sang Kiper: Saat Inggris bernafsu mengejar ketertinggalan, penjaga gawang Emiliano 'Dibu' Martinez langsung menjatuhkan diri ke lapangan setelah menangkap bola udara demi mengulur waktu, lengkap dengan senyuman mengejek yang lebar di wajahnya.
Editor : Imron Hidayatullahh