Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Sebut Argentina Beruntung, Gelandang Swiss Klaim Timnya Sangat Dominan Saat Masih 11 Lawan 11

M. Ainul Budi • Minggu, 12 Juli 2026 | 17:50 WIB
Drama kartu merah Breel Embolo saat Swiss kalah dari Argentina di perempat final Piala Dunia 2026. (AFP)
Drama kartu merah Breel Embolo saat Swiss kalah dari Argentina di perempat final Piala Dunia 2026. (AFP)

RADAR JEMBER - Gelandang andalan Timnas Swiss, Remo Freuler, tidak mampu lagi membendung rasa frustrasinya setelah timnya dipastikan tersingkir dari panggung Piala Dunia 2026 usai dikalahkan Argentina.

Pemain berpengalaman tersebut secara terbuka meluapkan kekecewaan yang sangat mendalam terhadap kepemimpinan wasit dan keputusan kontroversial VAR yang dinilai berat sebelah.

Freuler menganggap bahwa keputusan pengadil lapangan yang memberikan kartu merah kepada rekan setimnya, Breel Embolo, di babak kedua merupakan sebuah kekacauan besar yang merugikan perjuangan Swiss secara tidak adil.

Baca Juga: Babak Baru San Siro: Ruben Amorim Siap Ambil Alih Kemudi, Ini Jadwal Kumpul Perdana Pemain AC Milan!

Dengan nada penuh emosi, Freuler melontarkan kritik kerasnya di hadapan awak media pasca-pertandingan:

"Ini adalah bencana. Saya tidak tahu apa yang dilakukan wasit ini di sini. Saya tidak mengerti bagaimana VAR bisa mengubah pertandingan begitu saja." Ujar Freuler.

Klaim Swiss Jauh Lebih Dominan Sebelum Intervensi VAR

Lebih lanjut, Freuler juga menilai bahwa intervensi kaku dari teknologi VAR tersebut telah merusak esensi serta jalannya pertandingan yang awalnya berlangsung sangat sengit dan berimbang.

Baca Juga: Dulu Larang Cari Alasan, Kini Murat Yakin Malah Mengamuk dan Salahkan Wasit Usai Swiss Digulung Argentina!

Ia menegaskan bahwa sebelum adanya keputusan pengusiran tersebut, Swiss sebenarnya berada dalam posisi yang sangat di atas angin dan mampu mendikte permainan sang juara bertahan, Argentina.

"Kita tidak bisa mengubah aturan, tetapi keputusan itu membunuh permainan. Jangan bunuh permainan seperti itu. Saat masih 11 lawan 11, kami sudah menguasai mereka." Pungkas Remo Freuler.

Editor : M. Ainul Budi
#hasil piala dunia 2026 #bagan semifinal piala dunia #argentina vs swiss #breel embolo #piala dunia 2026