Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Kena Aturan Gaib VAR! Ini Kronologi Kartu Merah Tragis Breel Embolo yang Bikin Swiss Didepak Argentina 

Imron Hidayatullahh • Minggu, 12 Juli 2026 | 16:58 WIB
Drama kartu merah Breel Embolo saat Swiss kalah dari Argentina di perempat final Piala Dunia 2026. (AFP)
Drama kartu merah Breel Embolo saat Swiss kalah dari Argentina di perempat final Piala Dunia 2026. (AFP)

Radar Jember – Kekalahan tragis 1-3 Swiss dari Argentina di babak perempat final Piala Dunia 2026, Minggu (12/7/2026) pagi WIB, menyisakan drama besar.

Penyerang andalan Swiss, Breel Embolo, resmi tercatat dalam sejarah sebagai pemain pertama yang menjadi korban implementasi regulasi baru VAR bernama 'mistaken identity'.

Bermain di Kansas City Stadium, laga sengit ini sempat berjalan sama kuat 1-1 di waktu normal setelah gol cepat Alexis Mac Allister disamakan oleh Dan Ndoye.

Namun, petaka hebat mendatangi Swiss pada menit ke-72 saat Embolo diusir keluar lapangan usai menerima kartu kuning kedua yang berujung kartu merah.

Baca Juga: Jadwal Resmi Semifinal Piala Dunia 2026: Skenario Gila Inggris VS Argentina dan Dendam Klasik Eropa Barat!

Melansir laporan dari BBC, insiden bermula ketika Embolo terjatuh setelah berduel dan tampak berbenturan dengan gelandang Argentina, Leandro Paredes.

Awalnya, wasit utama Joao Pinheiro menilai hal itu sebagai pelanggaran Paredes dan memberikan hadiah tendangan bebas untuk Swiss.

Namun, situasi mendadak berbalik setelah petugas di ruang kontrol VAR meminta Pinheiro melakukan peninjauan langsung (on-field review) melalui monitor di pinggir lapangan.

Setelah mengamati tayangan ulang, benturan kaki tersebut rupanya murni tidak sengaja. Embolo dinilai kehilangan keseimbangan dan terjatuh sendiri (diving) setelah melakukan gerakan berputar, lalu berpura-pura kesakitan.

Baca Juga: Pertama Kali dalam Sejarah! Skenario FIFA Loloskan 4 Tim Raksasa Peringkat Teratas ke Semifinal Piala Dunia 2026

Walhasil, Pinheiro langsung membatalkan tendangan bebas Swiss dan justru mengalungkan kartu kuning kedua untuk Embolo.

Mengenal Regulasi Baru VAR 'Mistaken Identity'

Dalam turnamen edisi 2026 ini, FIFA memperkenalkan pembaruan sistem VAR lewat klausul 'mistaken identity'.

Berdasarkan regulasi anyar ini, keputusan awal wasit di lapangan dapat dianulir atau diubah total setelah melihat tayangan ulang demi memberikan kartu kuning maupun kartu merah yang tepat.

Melalui aturan ini, VAR kini memiliki kewenangan penuh untuk mengecek situasi yang berpotensi menghadirkan kartu kuning kedua bagi seorang pemain—hal yang pada edisi-edisi sebelumnya dilarang karena VAR hanya boleh mengintervensi kartu merah langsung.

Adapun hukuman kartu kuning akibat aksi diving sejatinya sudah lama tercantum dalam Laws of the Game Pasal 12, di mana seorang pemain wajib dikartu jika kedapatan melakukan simulasi pelanggaran di area mana pun di dalam lapangan.

Baca Juga: Bellingham Siap Hadapi Magis Messi! Ini Rekor Head-to-Head Horor Laga Klasik Inggris VS Argentina di Babak 4 Besar

Sebelum kasus Embolo mencuat, sistem 'mistaken identity' sebenarnya sempat diterapkan pada fase grup saat Amerika Serikat bersua Paraguay.

Kala itu, kartu kuning bek AS, Tim Ream, dibatalkan karena VAR membuktikan bahwa pelanggaran tersebut sebenarnya dilakukan oleh pemain lawan, Almiron.

Namun, kasus Breel Embolo menjadi sangat unik sekaligus menyakitkan. Ia menjadi pemain pertama dalam sejarah sepak bola di mana timnya yang semula harus mendapat keuntungan pelanggaran, justru berakhir dengan penganuliran dan hukuman kartu merah untuk dirinya sendiri.

Kehilangan satu pemain membuat Swiss tak berdaya di babak perpanjangan waktu, hingga Julian Alvarez dan Lautaro Martinez sukses melesakkan gol yang mengunci kemenangan 3-1 Argentina untuk menantang Inggris di semifinal.

Editor : Imron Hidayatullahh
#perempat final Piala Dunia 2026 #semifinal Piala Dunia 2026 #swiss vs argentina #var