RADAR JEMBER - Benjamin Pavard kembali ke Inter Milan setelah masa peminjamannya di Marseille.
Namun, bek asal Prancis itu dikabarkan tidak lagi masuk dalam rencana pelatih Cristian Chivu untuk musim 2026/27. Penyebabnya disebut bukan semata-mata faktor teknis, melainkan hubungan yang sudah memburuk di dalam ruang ganti.
Menurut laporan yang dikutip dari media Italia, keretakan tersebut bermula pada akhir musim 2024/25, ketika Inter gagal meraih trofi dan menelan kekalahan telak 0-5 dari Paris Saint-Germain pada final Liga Champions.
Baca Juga: Jalan dan Skema Bagan Menuju Semifinal Piala Dunia 2026: Prancis Siap Hadapi Spanyol
Situasi itu meninggalkan luka mendalam di internal tim.
Puncak persoalan terjadi menjelang semifinal Liga Champions melawan Barcelona. Saat itu, Lautaro Martinez dan Pavard sama-sama mengalami cedera.
Lautaro memilih tetap bermain meski menahan rasa sakit dan berhasil menjadi salah satu penentu kemenangan Inter lewat satu gol dan satu assist. Sebaliknya, Pavard dinilai gagal pulih tepat waktu dan tidak mampu memberikan kontribusi maksimal.
Ia memang tampil di final melawan PSG, tetapi hanya bermain kurang dari satu jam sebelum ditarik keluar.
Baca Juga: Prediksi Pemain Kunci Norwegia vs Inggris dan Menelisik Laga Semifinal Prancis vs Spanyol
Masalah semakin membesar setelah pergantian pelatih dari Simone Inzaghi ke Cristian Chivu. Cedera pergelangan kaki Pavard kembali kambuh sehingga ia harus meninggalkan Piala Dunia Antarklub lebih awal.
Kontroversi muncul ketika masa pemulihannya berlangsung. Pavard terlihat bermain padel di Porto Cervo bersama Theo Hernandez, lalu membagikan aktivitas tersebut melalui media sosial. Tindakan itu memicu kekecewaan di internal Inter karena dilakukan saat sang pemain masih dalam proses penyembuhan cedera pergelangan kaki.
Editor : M. Ainul Budi