RADAR JEMBER - Manajemen raksasa Serie A, Inter Milan, tampaknya tidak ingin membuang waktu berharga di lantai bursa transfer musim panas ini.
Demi memperkuat kedalaman skuad asuhan Simone Inzaghi, jajaran direksi klub dilaporkan telah menyiapkan strategi berlapis agar tidak kecolongan dalam perburuan pemain baru.
Inter Milan terus bergerak untuk memperkuat sektor bek sayap kanan. Saat ini nama yang menjadi perhatian utama Nerazzurri adalah Anan Khalaili dari Union Saint-Gilloise.
Menurut laporan Sky Sport, Inter Milan sudah mencapai kesepakatan personal dengan Khalaili. Namun, proses negosiasi dengan klub pemilik sang pemain masih menemui hambatan karena adanya perbedaan harga.
Klub pemilik Khalaili, Union Saint-Gilloise disebut memasang harga sekitar 30 juta euro, sementara Inter baru mengajukan tawaran senilai 20 juta euro. Ada jarak sekitar 10 juta euro yang membuat kesepakatan belum dapat segera tercapai.
Inter masih berharap situasi tersebut berubah. Jika harga sang pemain turun, peluang transfer untuk segera rampung masih terbuka.
Khalaili menjadi target utama bagi Inter Milan karena kemampuannya bermain di area sayap dan fleksibilitasnya dalam membantu serangan.
Nerazzurri melihat pemain muda tersebut sebagai investasi jangka panjang yang bisa memberikan energi baru di lini ofensif.
Namun, strategi transfer Inter di bawah kepemilikan baru membuat klub harus tetap berhati-hati dalam mengeluarkan dana besar. Manajemen ingin mendapatkan pemain dengan kualitas tinggi, tetapi tetap menjaga keseimbangan finansial.
Situasi inilah yang membuat negosiasi dengan klub Khalaili berjalan cukup alot.
Inter tidak ingin kehilangan pemain incarannya, tetapi juga tidak berniat membayar harga yang dianggap terlalu tinggi.
Editor : M. Ainul Budi