Radar Jember - Aksi comeback fantastis Belgia saat menumbangkan Senegal di babak 32 besar Piala Dunia 2026 menorehkan tinta emas baru.
Kemenangan dramatis Setan Merah tersebut resmi menjadi laga comeback ke-11 yang tercipta sepanjang turnamen edisi kali ini.
Catatan luar biasa ini sekaligus melampaui rekor dunia sebelumnya yang tercipta pada Piala Dunia 2018 di Rusia dengan total 10 pertandingan comeback.
Mengingat turnamen masih menyisakan banyak laga, jumlah kemenangan epik setelah sempat tertinggal ini masih berpotensi besar untuk terus bertambah.
Rentetan Drama Pembalik Keadaan
Sebelum Belgia unjuk gigi, Inggris lebih dulu mengukir aksi serupa saat bersua RD Kongo. Sempat tertinggal 0-1 di paruh pertama, The Three Lions mengamuk dan membalikkan keadaan menjadi 2-1.
Selain dua raksasa Eropa tersebut, Maroko juga sukses melaju lewat drama adu penalti setelah sempat tertinggal 0-1, disusul Brasil yang berhasil membalikkan situasi saat meredam perlawanan Jepang.
Sementara itu, tujuh aksi comeback lainnya sudah lebih dulu lahir selama fase grup berlangsung.
Meski menjadi penentu pecahnya rekor baru ini, Belgia bukanlah penguasa comeback sejati dalam sejarah sepak bola dunia.
Predikat "Raja Comeback" abadi di Piala Dunia masih dipegang erat oleh Brasil dengan total 16 kali kemenangan setelah tertinggal, disusul oleh Jerman (15 kali), dan Uruguay (6 kali).
Hujan Rekor di Piala Dunia 48 Tim
Edisi 2026 memang menjadi panggung pecahnya berbagai rekor baru. Selain jumlah peserta yang membengkak menjadi 48 negara, turnamen ini juga telah memecahkan rekor jumlah gol, kartu merah, hingga angka kehadiran penonton di stadion.
Kini, perhatian dunia tertuju pada sejarah baru apa lagi yang bakal tercipta. Salah satu yang paling dinanti tentu saja adalah perlombaan sengit memperebutkan gelar top skor yang melibatkan para predator lini depan, mulai dari Lionel Messi, Kylian Mbappe, Erling Haaland, hingga Harry Kane.
Editor : Imron Hidayatullahh