Radar Jember - Fase grup Piala Dunia 2026 belum sepenuhnya tuntas. Namun, gambaran persaingan menuju babak 32 besar mulai terlihat.
Sejumlah tim telah memastikan langkah ke fase gugur, sementara calon lawan yang mungkin dihadapi juga perlahan mulai terbaca.
Hingga Kamis (25/6), sebanyak 13 negara sudah mengamankan tiket ke fase knockout. Mereka adalah Meksiko, Amerika Serikat, Jerman, Argentina, Prancis, Norwegia, Kolombia, Swiss, Kanada, Brasil, Maroko, Afrika Selatan, serta Bosnia dan Herzegovina.
Baca Juga: MEMBANGGAKAN! Siswa SMA Asli Bondowoso Ini Tembus Sebagai Paskibraka Nasional
Meski demikian, posisi akhir di klasemen grup masih berpotensi berubah karena beberapa grup belum menuntaskan seluruh pertandingan.
Format baru yang digunakan pada Piala Dunia 2026 membuat persaingan semakin sulit diprediksi.
Selain dua tim teratas dari masing-masing grup, delapan peringkat ketiga terbaik juga berhak lolos.
Situasi tersebut membuat perburuan tiket ke fase gugur berlangsung hingga laga terakhir penyisihan.
Di tengah ketatnya persaingan, Kanada menjadi salah satu cerita menarik turnamen.
Negara tuan rumah itu sukses menembus fase gugur untuk pertama kalinya dalam sejarah partisipasi mereka di Piala Dunia.
Meski kalah 1-2 dari Swiss pada pertandingan terakhir Grup B, Kanada tetap lolos sebagai runner up dan berhak melanjutkan petualangan mereka.
Keberhasilan tersebut melengkapi sejumlah catatan bersejarah yang dibukukan Kanada sepanjang turnamen.
Mereka menjalani laga Piala Dunia pertama di kandang sendiri, meraih poin perdana setelah menahan Bosnia dan Herzegovina, hingga mencatat kemenangan pertama melalui pesta gol ke gawang Qatar.
Gelandang Kanada Stephen Eustaquio menilai kegagalan merebut posisi juara grup justru menjadi pelajaran penting bagi timnya.
Baca Juga: Presiden FIFA Sampai Berikan Komentar Untuk Ronaldo di Piala Dunia, Ini Pesannya
Menurut dia, rasa kecewa setelah kalah dari Swiss menunjukkan bahwa skuad Kanada kini memiliki ambisi lebih besar dibanding sekadar lolos dari fase grup.
“Ini menunjukkan kami berkembang. Kami memang kecewa dengan hasil itu, tetapi target utama untuk lolos sudah tercapai. Sekarang fokus kami adalah memberikan segalanya di fase gugur,” ujarnya.
Sementara itu, perhatian pecinta sepak bola mulai tertuju pada kemungkinan duel-duel besar di babak 32 besar.
Jika susunan klasemen saat ini bertahan, Brasil berpeluang menghadapi Jepang, Belanda bertemu Maroko, dan Prancis berhadapan dengan Swedia.
Duel yang paling menyita perhatian adalah potensi bentrok Argentina kontra Uruguay, dua kekuatan besar Amerika Selatan yang bisa saling menyingkirkan lebih awal.
Meski sejumlah proyeksi mulai ramai diperbincangkan, peta fase gugur masih sangat cair.
Beberapa pertandingan terakhir fase grup dipastikan akan menentukan nasib banyak tim sekaligus mengubah jalur menuju babak 32 besar.
Dengan banyaknya peserta yang masih berpeluang lolos melalui jalur peringkat ketiga terbaik, drama Piala Dunia 2026 diprediksi baru benar-benar dimulai dalam beberapa hari ke depan. (dhi)
Editor : M ADHI SURYA