Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Pansus: Perumda Ijen Tirta Bondowoso Wajib Diisi Orang Profesional, Perkuat Kajian Sebelum Penyertaan Modal

Faqih Humaini • Kamis, 25 Juni 2026 | 16:13 WIB
BEKERJA: Salah seorang pekerja Perumda Ijen Tirta saat mengecek produk air minum. Legal standing direksi Perumda Ijen Tirta hingga kini masih menjadi pembahasan serius di DPRD Bondowoso.(FAQIH HUMAINI/RADAR IJEN)
BEKERJA: Salah seorang pekerja Perumda Ijen Tirta saat mengecek produk air minum. Legal standing direksi Perumda Ijen Tirta hingga kini masih menjadi pembahasan serius di DPRD Bondowoso.(FAQIH HUMAINI/RADAR IJEN)
BONDOWOSO, Radar Ijen – Panitia Khusus (Pansus) DPRD Bondowoso mendorong pemerintah daerah segera membentuk tenaga profesional atau penasihat investasi guna memperkuat pembenahan Perumda Air Minum Ijen Tirta.
Langkah ini dinilai penting agar setiap kebijakan, khususnya terkait penyertaan modal, memiliki dasar kajian yang matang.

Baca Juga: Minta Bantuan Rp 300 Miliar ke Bappenas, Anggaran Cupet, Pemkab BondowosoHarus Jemput Bola

Ketua Pansus Perumda Ijen Tirta, Sutriyono, mengatakan dorongan tersebut disampaikan dalam rapat kerja bersama jajaran eksekutif.
Mulai dari Sekretaris Daerah, kepala Bapperida, kepala BPKAD, kepala Perkim, hingga bagian perekonomian dan hukum turut hadir dalam pembahasan tersebut.
Menurutnya, keberadaan tenaga profesional diperlukan untuk memberikan pandangan objektif terkait kondisi dan arah pengembangan perusahaan daerah. Dengan begitu, keputusan yang diambil tidak hanya berdasarkan asumsi, tetapi juga analisis yang komprehensif.

Baca Juga: DPRD Bondowoso Sebut Warning Jadi Alarm Serius Soal Angka Kemiskinan Naik

“Dalam aturan sudah disebutkan bahwa daerah bisa melibatkan tenaga profesional. Ini penting agar kita punya dasar yang kuat sebelum mengambil kebijakan,” ujarnya.
Sutriyono menegaskan, pembahasan terkait Perumda Ijen Tirta tidak hanya berfokus pada aspek keuntungan, tetapi juga pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, diperlukan kajian mendalam mengenai kinerja perusahaan, baik dari sisi keuangan, layanan, maupun tata kelola organisasi.
Ia menilai, dengan adanya penasihat investasi, pemerintah daerah dapat memperoleh gambaran yang lebih jelas terkait potensi pengembangan usaha, kebutuhan modal, hingga risiko yang mungkin dihadapi ke depan.
Pansus pun meminta agar pembentukan tenaga profesional tersebut segera direalisasikan melalui keputusan kepala daerah. Harapannya, langkah ini mampu memperkuat arah kebijakan sekaligus memastikan pengelolaan Perumda Ijen Tirta berjalan lebih optimal dan akuntabel. (faq/bud)
Editor : M. Ainul Budi
#berita bondowoso #ijen tirta #ketua pansus #Bondowoso