Radar Jember – Peta persaingan di fase grup Piala Dunia 2026 semakin memanas. Sebanyak 15 tim nasional tercatat memiliki peluang besar untuk langsung mengunci tiket lolos ke babak 32 besar lebih awal.
Namun, syarat yang harus dipenuhi tidak mudah. Kelima belas tim tersebut wajib memetik kemenangan di laga kedua, bahkan beberapa di antaranya harus saling mengalahkan di lapangan.
Mengamankan posisi lolos sejak pertandingan kedua menjadi langkah yang sangat krusial dalam turnamen sebesar Piala Dunia.
Dengan mengunci tiket fase knockout lebih cepat, tim-tim tersebut dapat mengistirahatkan sekaligus menyimpan tenaga para pemain andalan mereka agar tetap bugar saat berlaga di babak 32 besar nanti.
Berdasarkan analisis situasi terkini, terdapat rincian mengenai 15 tim yang berpotensi lolos dari masing-masing grup beserta syarat matematis yang wajib mereka penuhi.
Daftar tim yang berpeluang tersebut meliputi Meksiko, Korea Selatan, Skotlandia, Amerika Serikat, Australia, Jerman, Pantai Gading, Swedia, Prancis, Norwegia, Argentina, Austria, Kolombia, Inggris, dan Gana.
Mulai dari Grup A, Meksiko dan Korea Selatan saat ini tengah menguasai posisi teratas klasemen dengan hanya dipisahkan oleh agresivitas selisih gol.
Meksiko berhak menduduki urutan pertama setelah sukses menumbangkan Afrika Selatan dengan skor meyakinkan 2-0. Sementara itu, Korea Selatan membuntuti di posisi kedua usai memetik kemenangan dramatis 2-1 atas Republik Ceko.
Kedua tim ini dijadwalkan saling bentrok pada pertandingan berikutnya. Tim yang berhasil keluar sebagai pemenang bisa langsung lolos ke babak 32 besar.
Namun, skenario itu baru terwujud dengan catatan laga antara Republik Ceko melawan Afrika Selatan berakhir dengan skor imbang. Bermain di depan publik sendiri membuat Meksiko lebih diunggulkan ketat ketimbang Korea Selatan.
Bergeser ke Grup C, kejutan terjadi saat Skotlandia berhasil memuncaki klasemen sementara. Hasil ini diraih setelah tim berjuluk The Tartan Army tersebut menjinakkan Haiti lewat kemenangan tipis 1-0.
Skotlandia secara mengejutkan mengungguli dua tim raksasa, Brasil dan Maroko, yang justru harus puas berbagi poin usai bermain imbang 1-1.
Meski demikian, syarat bagi Andrew Robertson dan kolega untuk mengunci tiket babak 32 besar tergolong sangat berat. Mereka diwajibkan mampu menumbangkan Maroko pada pertandingan kedua nanti.
Skenario kembar juga terjadi di Grup D yang dikuasai oleh Amerika Serikat dan Australia. Amerika Serikat berhak menempati urutan pertama berkat kemenangan telak 4-1 atas Paraguay.
Di sisi lain, Australia menguntit di posisi kedua setelah membungkam Turki dengan skor 2-0.
Sama seperti Grup A, Amerika Serikat dan Australia akan saling adu kekuatan di laga berikutnya.
Pemenang dari laga ini dipastikan lolos ke fase gugur jika duel antara Paraguay melawan Turki berakhir seri.
Produktivitas gol yang tinggi di laga perdana serta faktor status tuan rumah membuat Amerika Serikat lebih dijagokan dibanding Australia.
Di Grup E, dominasi dipegang oleh Jerman dan Pantai Gading. Jerman mengamankan takhta klasemen setelah mengamuk dan menang telak 7-1 atas Curacao.
Sementara Pantai Gading menempel di posisi kedua usai menang tipis 1-0 dari Ekuador.
Siapa pun yang menang dalam pertemuan langsung antara Jerman dan Pantai Gading berhak lolos ke babak 32 besar, asalkan laga Ekuador melawan Curacao selesai tanpa pemenang.
Menilik kualitas materi pemain, pengalaman, serta produktivitas gol, Jerman jauh lebih berpeluang memenangkan laga ini.
Sementara itu dari Grup F, Swedia bertengger kokoh di puncak klasemen sementara. Hasil impresif ini didapat setelah tim berjuluk Si Biru-Kuning tersebut melumat Tunisia dengan skor mencolok 5-1.
Swedia sukses mengangkangi tim unggulan Belanda yang secara mengejutkan ditahan imbang 2-2 oleh Jepang.
Langkah Alexander Isak dan kawan-kawan untuk lolos cepat dipastikan mendapat ujian berat. Swedia harus bisa menumbangkan kekuatan Belanda pada pertandingan kedua mendatang.
Kondisi berbeda terlihat di Grup I di mana Prancis dan Norwegia berpeluang lolos bersamaan tanpa harus saling bunuh.
Saat ini Norwegia memimpin klasemen berkat kemenangan 4-1 atas Irak, sedangkan Prancis berada di posisi kedua usai menekuk Senegal dengan skor 3-1.
Kedua tim Eropa ini bisa kompak melaju ke babak 32 besar jika sama-sama meraih kemenangan di laga kedua. Pada jadwal berikutnya, Prancis akan ditantang oleh Iran, sedangkan Norwegia bakal menguji kekuatan Senegal.
Di Grup J, persaingan sengit melibatkan Argentina dan Austria. Tim Tanggo Argentina berada di urutan pertama usai melibas Aljazair dengan skor 3-0 melalui gelontoran hattrick sang kapten Lionel Messi.
Sementara Austria mengunci posisi kedua setelah menang 3-1 atas Yordania.
Pemenang duel antara Argentina dan Austria akan langsung melenggang ke babak berikutnya dengan syarat laga Yordania vs Aljazair berakhir imbang.
Jika Lionel Messi mampu mempertahankan performa magisnya seperti di laga perdana, Argentina memiliki peluang lolos yang jauh lebih besar.
Untuk Grup K, Kolombia kini nyaman berada di puncak klasemen. Posisi ini diraih setelah mereka tampil perkasa melumat Uzbekistan dengan skor telak 5-1.
Los Cafeteros berhasil memanfaatkan situasi tim unggulan Portugal yang justru ditahan imbang 1-1 oleh Republik Demokratik Kongo.
Di atas kertas, peluang Kolombia untuk lolos sangat terbuka lebar karena mereka kembali menjadi tim yang lebih diunggulkan saat bersua RD Kongo di laga kedua.
Terakhir di Grup L, persaingan ketat mempertemukan Inggris dan Gana di papan atas.
Inggris menempati peringkat pertama berkat kemenangan produktif 4-2 atas Kroasia, disusul Gana di tempat kedua setelah menang tipis 1-0 dari Panama.
Pemenang laga antara Inggris melawan Gana bisa mengunci tiket 32 besar jika pertandingan Panama melawan Kroasia berakhir sama kuat.
Berkaca pada kedalaman skuad, pengalaman turnamen, serta produktivitas lini serang, Inggris dinilai lebih berpeluang besar mengatasi perlawanan Gana.
Editor : Imron Hidayatullahh