RADAR JEMBER - Penyerang muda Francesco Pio Esposito mengungkapkan kepuasannya setelah Inter Milan bermain imbang dramatis 3-3 melawan Bologna FC 1909 pada laga terakhir musim 2025/2026. Dalam wawancara bersama DAZN seusai pertandingan, Esposito menyoroti karakter tim yang tidak pernah menyerah hingga menit akhir.
Menurut striker muda Nerazzurri itu, sejak berada di lapangan ia sudah merasakan bahwa Inter masih mampu bangkit meski sempat tertinggal dalam pertandingan.
Baca Juga: Diouf Selamatkan Inter Milan, Stramaccioni Soroti Mentalitas Nerazzurri
"Kami mengerahkan seluruh kebanggaan kami. Dari lapangan saya merasa kami akan mampu bangkit kembali, dan pada akhirnya memang seperti itu yang terjadi,” ujar Esposito.
Ia menilai hasil tersebut menjadi penutup yang layak setelah musim luar biasa yang dijalani Inter, termasuk keberhasilan meraih dua trofi domestik.
Selain membahas performa tim, Esposito juga menyinggung pencapaian pribadinya musim ini. Sang penyerang mengaku sempat menjadikan target dua digit gol sebagai bahan pembicaraan bersama rekan-rekan setimnya.
“Lebih mudah mencapai sembilan gol, lalu kami mulai membicarakan target dua digit. Saya senang bisa mencapainya.”
Pemain berusia muda itu juga merasa bahagia karena kontribusinya mendapat apresiasi dari tim, termasuk ketika ia masuk dari bangku cadangan dan mampu memberi dampak positif bagi permainan Inter.
Esposito kemudian memberikan pujian khusus kepada Andy Diouf, pencetak gol penyeimbang Inter di menit akhir. Menurutnya, gelandang asal Prancis tersebut memiliki kualitas luar biasa dan layak mendapatkan momen penting itu.
"Saya sangat senang untuk Diouf karena dia sangat kuat dan pantas mendapatkannya.”
Di akhir wawancara, Esposito menegaskan kepuasannya terhadap perjalanan musim ini, baik secara kolektif maupun individu. Memulai era baru bersama Inter dengan dua gelar dinilainya sebagai pencapaian yang sangat penting untuk masa depan tim dan kariernya sendiri.
Editor : M. Ainul Budi