
Radar Jember - Kemampuan berbicara di depan publik mengantarkan mahasiswa Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember naik podium tertinggi di Thailand.
M. Ubaidillah Taqiudin Ilhaq keluar sebagai juara pertama International AI-Powered English Speech Championship 2026 setelah menyisihkan peserta dari Thailand, Malaysia, Vietnam, hingga Indonesia dalam kompetisi bertema Artificial Intelligence atau Akal Imitasi (AI).
Mahasiswa Program Studi Tadris Bahasa Inggris (TBI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) itu meraih penghargaan saat mengikuti program Asistensi Mengajar Internasional di Thailand.
Baca Juga: UIN KHAS Jember Perluas Jejaring Akademik Global Lewat Kerja Sama dengan USIM Malaysia
Di sela menjalankan tugas akademiknya, Ubaidillah mampu tampil meyakinkan lewat pidato berbahasa Inggris yang mengangkat pemanfaatan AI sebagai sarana membangun komunikasi global.
Kompetisi tersebut mengusung tema Empowering Future Voices Through Artificial Intelligence and Global Communication.
Peserta ditantang menyampaikan gagasan secara sistematis mengenai perkembangan kecerdasan buatan, sekaligus menunjukkan kemampuan berpikir kritis, penguasaan bahasa Inggris, dan teknik berbicara di depan publik.
Persaingan berlangsung ketat karena diikuti mahasiswa, pelajar, hingga peserta umum dari berbagai negara di kawasan Asia Tenggara.
Kehadiran peserta lintas negara menjadikan ajang itu bukan sekadar perlombaan, tetapi juga ruang bertukar gagasan sekaligus memperluas jejaring akademik antarbangsa.
Dekan FTIK UIN KHAS Jember Prof. Abdul Mu'is mengaku bangga atas pencapaian tersebut. Menurutnya, prestasi itu menunjukkan mahasiswa UIN KHAS mampu bersaing dalam forum internasional dan memiliki daya saing yang tidak kalah dengan peserta dari negara lain.
"Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa FTIK mampu menunjukkan kualitasnya di tingkat global. Semoga menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus mengembangkan potensi dan berani mengikuti kompetisi internasional," ujarnya.




