RADAR JEMBER - AS Roma memasuki fase krusial musim ini dengan kepercayaan diri yang mulai terbentuk.
Menjelang duel kontra Fiorentina di Olimpico, Gian Piero Gasperini membawa kabar positif terkait kondisi skuad dan siap mengandalkan trisula lini depan yang dinilai bisa menjadi pembeda.
Target Giallorossi jelas: mengamankan tiket kompetisi Eropa dengan posisi sebaik mungkin.
Menghindari zona Conference League menjadi prioritas, sembari tetap menjaga asa finis di empat besar—meski jalannya terbilang tidak mudah, dengan Juventus masih menjadi pesaing utama.
Trio Serang Jadi Andalan
Untuk laga penting ini, Gasperini diperkirakan akan menurunkan kombinasi Matías Soulé, Paulo Dybala, dan Donyell Malen di lini depan.
Ketiganya menawarkan variasi serangan—mulai dari kreativitas, akselerasi, hingga penyelesaian akhir—yang dibutuhkan Roma dalam laga berintensitas tinggi.
Baca Juga: AC Milan Siap Gaet Pemain Cadangan PSG Ini
Kehadiran kembali sejumlah pemain inti juga memperkuat opsi pelatih.
Lorenzo Pellegrini dan Artem Dovbyk semakin dekat untuk kembali merumput, sementara Manu Koné telah pulih setelah absen lebih dari sebulan dan bisa menjadi alternatif penting di lini tengah.
Wesley, Faktor Pembeda di Sisi Kiri
Di luar nama-nama besar di lini depan, peran Wesley semakin menonjol dalam sistem permainan Gasperini. Bek sayap asal Brasil itu memberikan dimensi tambahan melalui kecepatan dan agresivitasnya di sisi kiri.
Data performa menunjukkan dampak signifikan kehadirannya: Roma mencatat rata-rata 1,89 poin per pertandingan saat Wesley bermain, dibandingkan 1,43 saat ia absen. Tak hanya itu, jumlah peluang yang diciptakan tim juga meningkat secara jelas ketika ia berada di lapangan.
Editor : M. Ainul Budi