RADAR JEMBER - AC Milan berhasil memenangkan derby melawan Inter dengan skor 1-0 berkat gol dari Pervis Estupiñán.
Setelah pertandingan, mantan pemain Italia Paolo Di Canio memberikan analisisnya kepada Sky Sport, khususnya mengenai performa dua pemain Inter.
Menurut Di Canio, penampilan Federico Dimarco dalam pertandingan tersebut sangat mengecewakan dan mengingatkannya pada penampilannya di final Liga Champions melawan PSG.
“Saya mendapat kesan negatif dari Dimarco. Rasanya seperti melihat Dimarco saat final Liga Champions. Ada ketakutan besar untuk melakukan kesalahan. Padahal dia adalah simbol tim, pemain yang mewakili Inter dan salah satu yang tampil terbaik sepanjang musim,” ujar Di Canio.
Ia juga menyoroti sikap Nicolò Barella di awal pertandingan.
Menurutnya, gestur frustrasi Barella hanya lima menit setelah laga dimulai menunjukkan sesuatu yang tidak berjalan baik dalam pendekatan Inter terhadap pertandingan tersebut.
“Satu hal yang membuat saya berpikir: mereka punya waktu untuk mempersiapkan pertandingan ini. Bahkan Barella, setelah lima menit, sudah menunjukkan gestur frustrasi dengan mengangkat tangan,” tambahnya.
Di Canio menilai Inter tidak tampil sebagai tim yang benar-benar berbahaya. Meskipun menguasai bola, penguasaan tersebut dianggapnya terlalu steril dan tidak mampu benar-benar menyulitkan lini pertahanan Milan.
Editor : M. Ainul Budi