RADAR JEMBER - Dua legenda sepak bola Belanda sekaligus AC Milan, Ruud Gullit dan Marco van Basten, menyampaikan pandangannya terkait kepindahan Kenneth Taylor dari Ajax Amsterdam ke Lazio dalam wawancara di studio Ziggo Sport.
Menurut Gullit, Taylor bukanlah tipe pemain yang selalu tampil sangat menonjol, namun ia merupakan pemain yang mampu bermain baik dalam sebuah tim yang solid.
Karena itu, ia menilai kepindahan ke Lazio bisa menjadi ujian penting dalam karier sang pemain.
Baca Juga: Emil Audero: Cremonese Harus Move On dari Juventus, Masih Banyak Laga Selanjutnya
“Kita hanya bisa berharap dia berhasil. Dia bukan pemain yang selalu sangat menonjol, tapi dia bermain bagus dalam tim yang bagus,” ujar Gullit.
Gullit juga menyinggung banyaknya pemain muda Ajax yang gagal saat mencoba peruntungan di luar Belanda.
Hal ini membuatnya berharap Taylor bisa mematahkan tren tersebut, seperti yang sebelumnya dilakukan Jerdy Schouten bersama Bologna di Serie A.
Baca Juga: TERNYATA Soal Masalah Ini Mike Maignan Masih Ribet Perpanjangan Kontrak Dengan AC Milan
“Kita sudah melihat banyak pemain Ajax yang pergi ke luar negeri dan gagal. Karena itu saya berharap Taylor bisa berhasil, sedikit mengikuti jejak Schouten di Bologna,” tambahnya.
Sementara itu, Van Basten menilai bahwa Taylor seharusnya bertahan lebih lama di Ajax untuk mematangkan kemampuannya sebelum pindah ke luar negeri.
“Saya menganggap Taylor sebagai pemain yang bagus untuk Ajax. Jika ingin naik level, ini memang pilihan yang mungkin. Namun saya tidak melihat Lazio sebagai klub top absolut di Eropa saat ini, dan Taylor juga belum berada di level tersebut,” kata Van Basten.
Van Basten mengaku ingin melihat Taylor bertahan satu atau dua musim lagi di Amsterdam agar berkembang menjadi pemain kunci sebelum mencoba tantangan baru.
Meski begitu, ia memahami alasan sang pemain hengkang, mengingat situasi Ajax yang dinilainya sedang tidak stabil.
“Saya ingin dia bertahan di Ajax beberapa tahun lagi hingga menjadi pemain besar, lalu pergi ke luar negeri. Tapi saya juga mengerti keinginannya untuk pergi, karena kondisi Ajax saat ini tidak sedang bagus,” tutup Van Basten.
Editor : M. Ainul Budi