RADAR JEMBER – Mantan pemain timnas Italia, Paolo Di Canio, menilai Inter Milan sejatinya memiliki peluang besar untuk memberi “spallata” atau pukulan telak dalam persaingan Scudetto saat menjamu Napoli di San Siro.
Namun, hasil imbang 2-2 membuat momentum tersebut terlewatkan.
Berbicara di Sky Sport, Di Canio menyebut kemenangan atas Napoli bisa menjadi sinyal kuat dominasi Inter di Serie A musim ini.
Baca Juga: Bek Tangguh Inter Milan Ini Komentar Blak-blakan Usai Hasil Imbang 2-2 dari Napoli
“Jika Inter menang, itu akan menjadi spallata pertama ke kompetisi. Jarak poin akan sangat sulit dikejar,” ujar Di Canio.
Meski demikian, ia tetap menilai hasil tersebut sebagai malam yang positif bagi Inter, mengingat kualitas dan mentalitas Napoli sebagai rival langsung dalam perburuan gelar.
Sorotan utama Di Canio justru tertuju pada gelandang Napoli, Scott McTominay, yang mencetak dua gol dan menjadi kunci kebangkitan tim tamu.
Baca Juga: Begini Nasib Terbaru Elkan Baggot, Terus Jadi Pemain Pinjaman?
Menurutnya, pemain asal Skotlandia itu adalah representasi sempurna dari filosofi dan mentalitas pelatih Antonio Conte.
“McTominay adalah esensi Conte. Dia melakukan kesalahan di awal, tapi tidak berhenti. Dia terus maju, box to box, cerdas membaca ruang, dan menentukan di depan gawang seperti penyerang murni,” puji Di Canio.
Di Canio juga menyoroti fase awal pertandingan, di mana Napoli tampil agresif dan mendominasi duel.
Baca Juga: Bursa Transfer Juventus Bergeliat, Fabrizio Romano Sebut Tiga Nama Pemain Ini
Ia mengkritik kontribusi defensif Marcus Thuram, yang dinilai kurang aktif dalam beberapa momen penting.
“Lautaro bekerja luar biasa tanpa bola. Thuram, sebagai atlet, harus diberi tahu untuk berlari lebih banyak dan lebih konsisten menekan. Di level setinggi ini, detail kecil sangat menentukan,” tegasnya.
Terkait keputusan penalti untuk Inter, Di Canio menilai wasit bertindak sesuai aturan meski keputusannya menuai perdebatan.
“Mungkin tidak disukai, tapi dari segi dinamika dan regulasi, itu memang penalti,” katanya.
Hasil imbang ini membuat persaingan papan atas Serie A tetap terbuka.
Inter gagal memanfaatkan peluang untuk menjauh, sementara Napoli kembali menunjukkan mental juara dengan bangkit dua kali di kandang lawan.
Editor : M. Ainul Budi