RADAR JEMBER - Bahkan para pendukung yang paling optimistis pun sulit membayangkan awal musim seperti ini.
Dan bila mimpi sah dipeluk, angka-angka yang menyertainya justru semakin membuka mata.
Baca Juga: KABAR BAIK AS ROMA: Dybala Sudah Ready Untuk Lawan Napoli?
Pada tahun 2001—musim Scudetto terakhir—Fabio Capello meraih 29 poin dalam 12 laga awal, dengan satu-satunya kekalahan terjadi di San Siro, persis seperti musim ini.
Hanya dua poin lebih banyak dari capaian AS Roma hari ini, meski Capello bekerja dengan skuat yang, boleh dikatakan, secara kualitas jauh lebih unggul dan di era Serie A yang juga lebih keras kompetisinya.
Andai Gasperini mampu menaklukkan Napoli, ia akan menyamai Don Fabio dalam jumlah kemenangan (10) dalam 13 laga pertama.
Baca Juga: Banyak Hasil Negatif, Inter Milan Kini Punya Dua Masalah Besar, Ujian Sesungguhnya Ada
Catatan itu sebelumnya juga dicapai oleh Rudi Garcia pada 2014 dan Eusebio Di Francesco pada 2017—dan dalam kedua kasus tersebut, Roma selalu finis di tiga besar.
Ada pula sebuah simbolisme sejarah: ini adalah kali pertama dalam 30 tahun Roma kembali memuncaki klasemen tanpa Francesco Totti. Terakhir kalinya itu terjadi pada 2014, di bawah kepemimpinan Rudi Garcia.
Editor : M. Ainul Budi