radar jember – Analis dan mantan bek tim nasional Italia, Lele Adani, memuji penampilan gemilang Inter Milan saat mengalahkan Cremonese, khususnya kontribusi pemain muda Yoan Bonny.
Dalam program Viva el Futbol yang tayang malam ini, Adani menilai Inter sebagai tim yang sangat sulit ditaklukkan ketika lawan gagal menekan mereka sejak awal.
“Saya suka Bonny. Saya menghormatinya lebih dari banyak pemain lain,” ujar Adani.
“Itu keputusan luar biasa dari Piero Ausilio. Bonny tahu bagaimana bermain, mencetak gol, dan berinteraksi dengan rekan setim. Saat semua orang berbicara tentang Pio (Esposito), Bonny justru muncul dan membuktikan diri. Kerja kerasnya menunjukkan intuisi yang berkembang.”
Menurut Adani, kemenangan Inter kali ini menunjukkan kematangan taktik yang terus berkembang di bawah arahan Cristian Chivu.
"Inter merespons dengan luar biasa. Pertandingan ini bahkan lebih mudah dikendalikan daripada saat melawan Slavia,” lanjutnya.
Baca Juga: NGERI! Peluang Lolos Timnas Indonesia Cuma 5 Persen? Ada Banyak Kemungkinan Besar Soal Itu
“Jika kamu tidak menekan mereka, Inter tidak akan membiarkanmu menguasai bola. Mereka mengenal satu sama lain dengan sangat baik, dan para pemain baru pun langsung terserap oleh pengalaman serta kualitas yang ada di dalam skuad.”
Mantan pemain Fiorentina dan Inter itu juga menyoroti stabilitas mental tim, terutama dalam menjaga kompetisi internal antar pemain.
"Lihat Barella. Dalam beberapa tahun terakhir, banyak pemain datang dan pergi, tapi semuanya bisa berkontribusi. Itu menunjukkan Inter tetap menjadi tim yang kredibel,” tambahnya.
Komentar Adani menambah panjang daftar pujian terhadap proyek baru Cristian Chivu, yang kini dianggap sukses memadukan kedisiplinan taktik, karakter kuat, dan pembinaan pemain muda yang efektif.
Editor : M. Ainul Budi