radar jember - Inter Milan memasuki laga krusial Liga Champions dengan beban besar di pundak pelatih anyar mereka, Cristian Chivu.
Setelah menelan dua kekalahan beruntun di Serie A melawan Udinese dan Juventus, Nerazzurri dituntut untuk segera bangkit.
La Gazzetta dello Sport menyoroti posisi Chivu yang mulai berada di persimpangan. Kekalahan berikutnya, khususnya di Eropa, dikhawatirkan hanya akan memperdalam keraguan dan memperbesar tekanan terhadap juru taktik asal Rumania itu.
Baca Juga: BREAKING NEWS! Bruno Fernandes Sudah Punya Niat Keluar dari MU?
“Chivu harus segera mempercepat transformasi. Ia harus mengubah Inter sebelum Inter mengubahnya,” tulis media Italia tersebut.
Sejak ditunjuk menggantikan Simone Inzaghi – yang meninggalkan trauma setelah kekalahan 0-5 di final Liga Champions melawan PSG – Chivu mencoba jalan transisi yang mulus.
Ia berupaya mengadaptasi sistem lama dengan sentuhan baru, alih-alih melakukan revolusi instan.
Namun, kritik mulai bermunculan bahwa pendekatan setengah hati ini membuat Inter kehilangan identitas di lapangan.
Baca Juga: Mandul 3 Laga Bersama AC Milan, Allegri Masih Percaya kepada Santiago Gimenez, ADA APA?
Masalah semakin pelik dengan kondisi Lautaro Martínez. Kapten Nerazzurri itu dikabarkan mengalami sakit punggung, membuat kehadirannya dalam laga kontra Ajax di Amsterdam diragukan.
Absennya Lautaro, pencetak 21 gol di Liga Champions, akan menjadi pukulan telak. Meski begitu, situasi ini bisa membuka ruang bagi Pio Esposito dan Bonny untuk mendapatkan menit bermain.
Thuram tetap dipastikan turun sejak awal, dengan harapan mampu menebus sorotan publik setelah insiden tawa kontroversial bersama saudaranya usai laga melawan Juventus.
Selain itu, Chivu diperkirakan akan melakukan beberapa perubahan penting.
Nama Davide Frattesi disebut-sebut bakal diberi peran lebih bebas, sesuai karakter sepak bola vertikal dan langsung yang mulai ingin diterapkan sang pelatih.
Editor : M. Ainul Budi