JAKARTA, Radar Jember - Timnas Indonesia di bawah asuhan John Herdman menyajikan simfoni sepak bola modern yang sempurna saat melumat Oman dengan skor telak 3-0 dalam laga FIFA Matchday di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (5/6/2026) malam WIB.
Menggunakan pakem agresif 3-4-3, armada Garuda langsung mendikte permainan sejak peluit pertama dibunyikan.
Justin Hubner membuka keran gol pada menit ke-13 lewat tandukan mematikan memanfaatkan skema bola mati yang elegan. Intensitas tinggi Indonesia memaksa lini belakang Oman melakukan kepanikan massal, yang berhasil dieksploitasi oleh Ole Romeny pada menit ke-27 untuk mengubah papan skor menjadi 2-0.
Upaya bangkit dari Oman sempat lahir melalui titik putih, namun ketenangan kelas dunia Emil Audero di bawah mistar gawang sukses mementahkan eksekusi penalti Hatem Sultan. Di babak kedua, dominasi total Indonesia dikunci dengan gol penutup yang memastikan kemenangan clean sheet 3-0 tanpa balas.
Kemenangan destruktif ini tidak hanya memutus dominasi tiga dekade atas tim Timur Tengah tersebut, melainkan memicu gempa tektonik dalam kalkulasi peringkat FIFA terbaru.
Baca Juga: The Last Dance CR7: Cristiano Ronaldo Siap Guncang Piala Dunia 2026, Akhir dari Debat GOAT?
Menghadapi Oman yang bercokol di peringkat 79 FIFA—sementara Indonesia berada di posisi 122—memberikan keuntungan koefisien yang masif bagi Skuad Garuda berdasarkan rumus resmi FIFA. Sesuai regulasi badan sepak bola dunia, laga uji coba resmi dalam kalender FIFA Matchday (di luar turnamen final konfederasi) memiliki bobot pentingnya pertandingan sebesar I = 10.
Mengingat jurang peringkat yang lebar (selisih 43 tangga), kemenangan mutlak ini diprediksi menyumbang tambahan sekitar +6,3 hingga +6,7 poin instan untuk kantong Merah Putih. Tambahan poin ini membuat Indonesia berpotensi besar langsung memotong kompas di tabel peringkat global, mendekati ambisi menembus batas psikologis peringkat 118 dunia.
Sebaliknya, kekalahan memalukan ini menjadi rapor merah yang menguras tabungan poin Oman (Al-Ahmar). Mereka dipastikan kehilangan angka dalam jumlah yang sama dan terancam terjun bebas dari posisi 79 dunia.
Editor : Maulana RJ