radar jember - Arema FC harus puas berbagi poin setelah bermain imbang 2-2 melawan Madura United dalam laga lanjutan kompetisi.
Meski bermain di hadapan pendukung sendiri, skuad berjuluk Singo Edan ini gagal mengamankan kemenangan penuh.
Pelatih Arema FC, Marcos Santos, mengakui bahwa anak asuhnya menghadapi hambatan besar selama jalannya pertandingan.
Menurut Santos, Madura United memberikan perlawanan yang sangat solid dan disiplin, sehingga skema permainan yang ia siapkan tidak berjalan sepenuhnya mulus.
Santos menyoroti beberapa celah di lini pertahanan serta kesulitan tim dalam mengonversi peluang menjadi gol kemenangan.
Hasil imbang ini menjadi bahan evaluasi serius bagi staf pelatih untuk memperbaiki performa tim pada laga-laga berikutnya di Liga 1.
Pelatih Arema FC Marcos Santos pada jumpa pers usai pertandingan, Sabtu malam (21/2) menyatakan sudah memprediksi permainan Madura United akan cukup solid.
Anak-anak asuhnya pun kesulitan dalam mengawali pertandingan karena tuan rumah bermain sangat bagus.
"Pertandingan yang sulit. Kami tahu bahwa Madura semakin berkembang di setiap pertandingan dan ini akan menjadi laga yang berat, seperti yang memang terjadi," katanya
Editor : M. Ainul Budi