RADAR JEMBER - Asisten pelatih Timnas Indonesia, Alex Pastoor, mengaku tidak terkejut dengan berakhirnya masa tugasnya bersama skuad Garuda setelah kegagalan menembus Piala Dunia 2026.
Langkah Timnas Indonesia terhenti di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia usai mengalami kekalahan dari Arab Saudi dan Irak.
Hasil tersebut memicu evaluasi internal di tubuh PSSI.
Tak lama kemudian, federasi memutuskan untuk mengakhiri kerja sama dengan seluruh staf pelatih asal Belanda, termasuk Patrick Kluivert dan Alex Pastoor, meski kontrak semula baru akan berakhir pada 2027.
Namun, bagi Pastoor, keputusan itu bukan sesuatu yang mengejutkan.
"Saya sudah terlalu lama berkecimpung di dunia sepak bola untuk terkejut dengan hal ini," ucap pelatih berusia 58 tahun itu, dikutip dari Voetbal International.
Dalam wawancara tersebut, Pastoor juga menyampaikan bahwa proyek yang dicanangkan PSSI bersama tim pelatih Kluivert memiliki visi jangka panjang, tak hanya terbatas pada ambisi lolos ke Piala Dunia.
"Saya pikir mereka [Indonesia] sedang mengerjakan proyek yang akan bertahan lebih lama daripada sekadar berusaha mencapai Piala Dunia," tambahnya.
Namun demikian, kekalahan dari dua negara kuat di Asia itu memicu gelombang kritik dari publik. Sentimen negatif yang berkembang membuat posisi tim pelatih menjadi sulit dipertahankan.
"Jika sentimen berubah menjadi sangat negatif, kita juga harus memikirkan atmosfer seperti apa yang akan mereka hadapi. Kami tidak tahu itu, tetapi mereka [PSSI] berkonsultasi beberapa hari setelah kembali dari Jeddah dan memutuskan bahwa di sinilah semuanya berakhir," jelas Pastoor.
PSSI sendiri secara resmi mengumumkan pemutusan kerja sama dengan tim kepelatihan Patrick Kluivert pada Kamis (16/10). Keputusan itu dilakukan lewat kesepakatan bersama (mutual termination).
"Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Tim Kepelatihan Tim Nasional Indonesia secara resmi menyepakati pengakhiran kerja sama lebih awal melalui mekanisme mutual termination," tulis PSSI dalam pernyataan resminya.
"Kesepakatan ini ditandatangani antara PSSI dan Para Pihak di Tim Kepelatihan yang sebelumnya terikat kontrak kerja sama berdurasi dua tahun," lanjut pernyataan tersebut.
Penulis : Ahmad Hendi Aprilianto
Editor : M. Ainul Budi