Radar Jember - Persiapan Tim Nasional Indonesia dalam menghadapi lanjutan babak kualifikasi Piala Dunia 2026 semakin matang.
Sebanyak 32 pemain resmi dipanggil untuk memperkuat skuad Garuda menghadapi dua pertandingan penting di bulan Juni mendatang, yakni melawan China dan Jepang.
Pemanggilan ini menjadi bagian dari rencana besar pelatih kepala Patrick Kluivert dalam meramu formasi terbaik bagi tim Merah Putih.
Komposisi pemain yang dipilih mencakup kombinasi antara pilar lama yang sudah terbiasa dengan gaya bermain di bawah arahan Shin Tae-yong, serta beberapa nama baru yang kembali dipercaya mengisi daftar skuad nasional.
Menariknya, dalam daftar kali ini, terlihat kehadiran sejumlah pemain diaspora yang merumput di luar negeri, bersanding dengan nama-nama dari Liga 1 Indonesia.
Keputusan ini menunjukkan adanya keseimbangan antara pemain lokal dengan mereka yang berpengalaman di kompetisi internasional.
Salah satu sorotan adalah kembalinya nama Stefano Lilipaly, pemain senior yang sudah cukup lama tidak mengenakan seragam Timnas.
Selain itu, Reza Arya, penjaga gawang dari PSM Makassar, juga kembali masuk radar pelatih. Keduanya menambah kekuatan baru yang diharapkan bisa memberi warna segar bagi permainan tim.
Adapun susunan 32 pemain yang dipanggil untuk laga bulan Juni adalah sebagai berikut:
Penjaga Gawang:
- Ernando Ari Sutaryadi
- Maarten Paes
- Reza Arya
- Emil Audero
- Nadeo Argawinata
Pemain Belakang:
- Justin Hubner
- Mees Hilgers
- Jay Idzes
- Jordi Amat
- Rizky Ridho
- Asnawi Mangkualam
- Pratama Arhan
- Eliano Reijnders
- Sandy Walsh
- Yance Sayuri
- Calvin Verdonk
- Shayne Pattynama
- Dean James
Gelandang:
- Kevin Diks
- Yakob Sayuri
- Thom Haye
- Ricky Kambuaya
- Marselino Ferdinan
- Ivar Jenner
- Joey Pelupessy
- Nathan Tjoe-A-on
Penyerang:
- Septian Bagaskara
- Ramadhan Sananta
- Stefano Lilipaly
- Ole Romeny
- Rafael Struick
- Egy Maulana Vikri
Rangkaian persiapan Timnas Indonesia akan diawali dengan pemusatan latihan yang dijadwalkan berlangsung di Bali mulai 26 Mei mendatang.
Pemilihan Bali sebagai lokasi TC (training camp) diduga karena faktor kenyamanan serta kelengkapan fasilitas latihan yang menunjang kebutuhan tim nasional.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya memaksimalkan performa para pemain sebelum memasuki laga internasional yang krusial.
Dengan waktu persiapan yang terbatas, seluruh pemain diharapkan sudah dalam kondisi bugar saat bergabung, agar adaptasi strategi berjalan optimal.
Pelatih Patrick Kluivert tampaknya ingin mempertahankan filosofi permainan cepat dan disiplin tinggi seperti yang sudah dirintis sebelumnya, sekaligus membawa sentuhan baru sesuai visinya.
Hadirnya beberapa pemain naturalisasi juga diharapkan dapat meningkatkan daya saing Timnas Indonesia di level Asia.
Pertandingan melawan China dan Jepang akan menjadi ujian penting untuk mengukur sejauh mana kekuatan tim nasional berkembang.
Dengan komposisi pemain yang semakin kompetitif dan pengalaman yang lebih kaya, publik tanah air menaruh harapan besar pada keberhasilan Garuda melangkah lebih jauh di kualifikasi Piala Dunia 2026.
Penulis: Cintya Diyanti Utomo
Editor : M. Ainul Budi